Hari Ini Dalam Sejarah: 1 Januari 1863 - Abraham Lincoln Menandatangani Proklamasi Emansipasi AS

Pada tanggal 1 Januari 1863, Abraham Lincoln menandatangani 'Proklamasi Emansipasi'. Penandatanganan ini merupakan bagian dari kebijakan Abraham Lincoln untuk menyatukan negaranya dari konflik perang sipil berdarah.


zoom-inlihat foto
proklamasi-emansipasi-abraham-lincoln-12.jpg
Kolase Foto (Wikimedia Commons dan Archives.gov)
Hari Ini Dalam Sejarah, 1 Januari 1863, Presiden Amerika Serikat, Abraham Lincoln menandatangani "Proklamasi Emansipasi"

Pada tanggal 1 Januari 1863, Abraham Lincoln menandatangani 'Proklamasi Emansipasi'. Penandatanganan ini merupakan bagian dari kebijakan Abraham Lincoln untuk menyatukan negaranya dari konflik perang sipil berdarah.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSIKI.COM - Pada tanggal 1 Januari 1863, Abraham Lincoln menandatangani 'Proklamasi Emansipasi'.

Penandatanganan ini merupakan bagian dari kebijakan Abraham Lincoln untuk menyatukan negaranya dari konflik perang sipil berdarah.

Sejak terpilih menjadi Presiden pada 4 Maret 1861, kebijakan ini dibuat dengan perhitungan yang cermat.

Apa yang dilakukan Lincoln merupakan pertahanan terakhir dari Presiden Amerika Serikat untuk menyatukan negaranya.

Keputusan ini diambil Abraham Lincoln dalam era perbudakan di Amerika Serikat.

Sebelum menandatanganinya, pada 22 September 1862, usai pertempuran Antietam, Lincoln sempat mengumumkan rencana awal dari Proklamasi Emansipasi yang berisi ketentuan bebasnya para budak di wilayah-wilayah yang memberontak di Amerika.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 1 Januari 45 SM – Tahun Baru Dirayakan 1 Januari untuk Pertama Kalinya

Naskah Proklamasi Emansipasi (Halaman 1)
Naskah Proklamasi Emansipasi (Halaman 1) (https://www.archives.gov/)

  • Latar Belakang


Pada akhir tahun 1862, kondisi di Amerika tidak terlihat baik untuk Union nya.

Union adalah terminologi yang dipakai untuk menyebut Amerika Serikat sepanjang 'Perang Sipil' tahun 1861-1865.

Dalam sejarah Amerika, terminologi union menjadi bagian penting dalam terbentuknya Amerika Serikat dengan sejumlah negara bagiannya.

Menjelang pergantian tahun, pasukan konfederasi telah berhasil mengalahkan pasukan Union dalam pertempuran lanjutan.

Sementara Inggris dan Prancis telah dipersiapkan secara resmi untuk mengakui Konfederasi tersebut sebagai negara yang terpisah.

Dalam suratnya ke surat kabar New York Tribune Horace Greely, Abraham Lincoln menyatakan motif perjuangannya.

Ia menyebut, "Tujuan saya dalam perjuangan ini adalah untuk menyatukan Uni, dan ini bukanlah untuk menyelamatkan maupun menghancurkan perbudakan itu sendiri."

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 31 Desember 1799 – Maskapai Dagang Belanda VOC Dibubarkan karena Bangkrut

  • Harapan Abraham Lincoln


Abraham Lincoln memiliki harapan terkait kebijakannya menandatangani Proklamasi Emansipasi.

Mendeklarasikan kebijakan nasional tentang 'emansipasi' baginya merupakan strategi untuk mendorong serbuan para budak ke daerah Selatan agar masuk ke dalam barisan Union.

Dengan demikian, kebijakan ini dipandang Lincoln akan menguras pasukan Konfederasi.

Langkah ini dibutuhkan bagi wilayah-wilayah di Selatan untuk berperang melawan wilayah utara.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Gempa dan Tsunami di Jepang, Tewaskan 5.233 dan Sebabkan Kebakaran Besar

Naskah Proklamasi Emansipasi (Halaman 5 / Halaman Terakhir)
Naskah Proklamasi Emansipasi (Halaman 5 / Halaman Terakhir) (https://www.archives.gov/)

  • Kelemahan


Sebelumnya, Lincoln sempat menunggu mengabarkan agenda proklamasi ini sampai dirinya mendapat suksesi dari pihak militer Union.

Pada 22 September 1862, usai pertempuran Antietam, Lincoln mengumumkan rencana awal dari Proklamasi Emansipasi yang berisi ketentuan bebasnya para budak di wilayah-wilayah yang memberontak di Amerika.

Lincoln dan para penasihatnya membatasi ketentuan isi Proklamasi untuk budak-budak di luar wilayah kontrol federal.

Namun demikian, ketentuan ini dianggap gagal mengatasi masalah perbudakan yang kontroversial di seluruh perbatasan negara.

Dalam usahanya untuk menguasai semua kalangan, Lincoln dirasa telah membiarkan banyak celah terbuka.

Celah-celah yang tak bisa dilakukan Lincoln inilah yang kemudian diselesaikan oleh para pembela hak-hak sipil di masa depan.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 28 Desember 1908 - Gempa dan Tsunami Messina, Tewaskan 80 Ribu Orang


Berikut adalah transkrip Proklamasi Emansipasi dalam Bahasa Inggris:

January 1, 1863

A Transcription

By the President of the United States of America:

A Proclamation.

Whereas, on the twenty-second day of September, in the year of our Lord one thousand eight hundred and sixty-two, a proclamation was issued by the President of the United States, containing, among other things, the following, to wit:

"That on the first day of January, in the year of our Lord one thousand eight hundred and sixty-three, all persons held as slaves within any State or designated part of a State, the people whereof shall then be in rebellion against the United States, shall be then, thenceforward, and forever free; and the Executive Government of the United States, including the military and naval authority thereof, will recognize and maintain the freedom of such persons, and will do no act or acts to repress such persons, or any of them, in any efforts they may make for their actual freedom.

"That the Executive will, on the first day of January aforesaid, by proclamation, designate the States and parts of States, if any, in which the people thereof, respectively, shall then be in rebellion against the United States; and the fact that any State, or the people thereof, shall on that day be, in good faith, represented in the Congress of the United States by members chosen thereto at elections wherein a majority of the qualified voters of such State shall have participated, shall, in the absence of strong countervailing testimony, be deemed conclusive evidence that such State, and the people thereof, are not then in rebellion against the United States."

Now, therefore I, Abraham Lincoln, President of the United States, by virtue of the power in me vested as Commander-in-Chief, of the Army and Navy of the United States in time of actual armed rebellion against the authority and government of the United States, and as a fit and necessary war measure for suppressing said rebellion, do, on this first day of January, in the year of our Lord one thousand eight hundred and sixty-three, and in accordance with my purpose so to do publicly proclaimed for the full period of one hundred days, from the day first above mentioned, order and designate as the States and parts of States wherein the people thereof respectively, are this day in rebellion against the United States, the following, to wit:

Arkansas, Texas, Louisiana, (except the Parishes of St. Bernard, Plaquemines, Jefferson, St. John, St. Charles, St. James Ascension, Assumption, Terrebonne, Lafourche, St. Mary, St. Martin, and Orleans, including the City of New Orleans) Mississippi, Alabama, Florida, Georgia, South Carolina, North Carolina, and Virginia, (except the forty-eight counties designated as West Virginia, and also the counties of Berkley, Accomac, Northampton, Elizabeth City, York, Princess Ann, and Norfolk, including the cities of Norfolk and Portsmouth[)], and which excepted parts, are for the present, left precisely as if this proclamation were not issued.

And by virtue of the power, and for the purpose aforesaid, I do order and declare that all persons held as slaves within said designated States, and parts of States, are, and henceforward shall be free; and that the Executive government of the United States, including the military and naval authorities thereof, will recognize and maintain the freedom of said persons.

And I hereby enjoin upon the people so declared to be free to abstain from all violence, unless in necessary self-defence; and I recommend to them that, in all cases when allowed, they labor faithfully for reasonable wages.

And I further declare and make known, that such persons of suitable condition, will be received into the armed service of the United States to garrison forts, positions, stations, and other places, and to man vessels of all sorts in said service.

And upon this act, sincerely believed to be an act of justice, warranted by the Constitution, upon military necessity, I invoke the considerate judgment of mankind, and the gracious favor of Almighty God.

In witness whereof, I have hereunto set my hand and caused the seal of the United States to be affixed.

Done at the City of Washington, this first day of January, in the year of our Lord one thousand eight hundred and sixty three, and of the Independence of the United States of America the eighty-seventh.

By the President: ABRAHAM LINCOLN
WILLIAM H. SEWARD, Secretary of State. [5]

--

 

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Detail
Nama Hari Ini Dalam Sejarah
Tanggal 1 Januari 1863
Peristiwa Penandatanganan Proklamasi Emansipasi oleh Presiden US, Abraham Lincoln
   


Sumber :


1. www.history.com
2. www.history.com
3. www.history.com
4. www.history.com
5. www.archives.gov


Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved