Karena memiliki berbagai gejala, kondisi ini sekarang disebut Autism Spectrum Disorder (ASD) atau gangguan spektrum autisme.
Istilah 'spektrum' mengacu pada berbagai gejala dan tingkat keparahan dalam ASD.
Beberapa orang dengan kondisi tersebut mengalami masalah sosial, namun ada pula yang dapat berfungsi secara lebih mandiri.
ASD adalah istilah umum yang menjelaskan sejumlah kelainan perkembangan saraf.
Baca: Ciri Ciri Bayi dan Balita yang Mengalami Autisme
Baca: Ini Langkah Dian Sastro Atasi Autisme Anak Pertamanya
Pengobatan autisme
Autisme termasuk kelainan yang tidak bisa disembuhkan.
Meskipun demikian, terdapat berbagai pilihan terapi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan penderita.
Melalui terapi, diharapkan penderita bisa mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Beberapa metode terapi bagi penderita autisme adalah:
1. Terapi perilaku dan komunikasi
Terapi ini memberikan sejumlah pengajaran pada penderita, mencakup kemampuan dasar sehari-hari, baik verbal maupun nonverbal, meliputi:
- Applied behaviour analysis (ABA). Terapi Analisis Perilaku Terapan membantu penderita berperilaku positif pada segala situasi. Terapi ini juga membantu penderita mengembangkan kemampuannya dalam berkomunikasi dan meninggalkan perilaku negatif.
- Developmental, individual differences, relationship-based approach (DIR). DIR atau biasa disebut Floortime, berfokus pada pengembangan hubungan emosional antara anak autis dan keluarga.
- Occupational therapy. Terapi okupasi mendorong penderita untuk hidup mandiri, dengan mengajarkan beberapa kemampuan dasar, seperti berpakaian, makan, mandi, dan berinteraksi dengan orang lain.
- Speech therapy. Terapi wicara membantu penderita autis untuk belajar mengembangkan kemampuan berkomunikasi.
- Treatment and education of autistic and related communication-handicapped children (TEACCH). Terapi ini menggunakan petunjuk visual seperti gambar yang menunjukkan tahapan melakukan sesuatu. TEACCH akan membantu penderita memahami bagaimana melakukan aktivitas sehari-hari, misalnya untuk berganti pakaian.
- The picture exchange communication system (PECS). Terapi ini juga menggunakan petunjuk visual seperti TEACCH. Namun PECS menggunakan simbol, untuk membantu penderita berkomunikasi dan belajar mengajukan pertanyaan.
- Obat-obatan.
Baca: Gangguan Spektrum Autisme
Baca: Lama Tersimpan, Dian Sastro Beber Kisah Sang Anak Idap Autisme, Suami Sempat Tak Percaya
Walau tidak bisa menyembuhkan autisme, obat-obatan dapat diberikan guna mengendalikan gejala.
Contohnya, obat antipsikotik untuk mengatasi masalah perilaku, obat antikonvulsan untuk mengatasi kejang, antidepresan untuk meredakan depresi, dan melatonin untuk mengatasi gangguan tidur.
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi/Indah)