“Saya dulu sering digigit, tapi setelah sering bergaul dengan ular tidak pernah digigit lagi.
Artinya ular memiliki naluri, kalau disayang, dirawat, tidak akan menyerang," ujarnya.
Ular, kata Iin, akan berubah agresif jika mereka merasa terancam.
Oleh karena itu, Iin mengimbau masyarakat bersikap tenang jika kebetulan bertemu dengan binatang ini.
“Jangan panik, halau dengan alat yang ada di rumah seperti sapu, jangan pakai tangan kosong,” kata dia.
Tak heran, Iin sering diminta warga mengevakuasi temuan ular.
Ia melakukan hal tersebut tanpa memungut biaya. Biasanya, warga yang meminta bantuan berasal dari wilayah Purwokerto dan sekitarnya.
Namun Iin pun pernah diminta mengevakuasi ular di Depok, Jawa Barat.
4. Rizky Tewas Dipatuk Ular Kobra Peliharaannya
Rizky, pemuda asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah menyelamatkan dan merawat seekor king kobra saat banjir melanda daerah tersebut.
King kobra sepanjang tiga meter itu ia temukan terjerat jaring penangkap ikan milik warga.
Lebih dari satu bulan, Rizky yakin ular kobranya sudah cukup jinak.
Ia pun membawa ular tersebut ke Car Free Day (CFD) di Bundaran Besar Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Minggu (8/7/2019) adalah hari nahas bagi Rizky.
Ia tewas setelah king kobra itu mematuk lengan kanan Rizky saat beratraksi di CFD.
Usai dipatuk, Rizky masih melanjutkan atraksinya. Tak berselang lama, ia lemas, ambruk dan dilarikan ke rumah sakit.
Meski pihak rumah sakit menyatakan Rizky telah meninggal, namun keluarga tidak begitu saja menerima.
Keluarga masih mengupayakan ritual agar Rizky bisa pulih seperti semula.
“Walau sudah memasuki hari kedua, namun kami tetap yakin bahwa anak kami belum meninggal karena badannya masih hangat dan berkeringat,” katanya.
Rizky akhirnya dimakamkan oleh keluarganya pada Kamis (12/7/2019) di Pemakaman Muslim, Palangkaraya.