Tak kalah ketinggalan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama juga berperan menjadi siswa SMA.
“Gue lagi cari tempat kuliah gue untuk masa depan nanti,” ucap Wishnutama yang sedang bercakap-capkap dengan Bedu.
“Yaelah santuy aja kali, santuy,” timpal Bedu.
Baca: Gista Putri Melahirkan, Mantan Istri Wishnutama Ikut Jenguk dan Posting Foto Bayi Salima
Ia pun menjelaskan bahwa yang terpenting menjadi seorang anak sekolah adalah memiliki akhlak yang baik, dan juga sopan santun.
“Yang penting kita jadi anak sekolah punya sopan santuy,” celoteh Bedu.
Obrolan mereka dalam drama membuat para penonton tertawa tak terkecuali Presiden Jokowi.
Singkatnya drama tersebut merupakan penyuluhan agar para siswa tidak melakukan korupsi ataupun nepotisme.
Setelah menonton drama bertajuk #PrestasiTanpaKorupsi yang diperankan Erick Thohir, Nadiem Makarim, dan Wishnutama, dan juga Presiden Jokowi memberi penjelasan bagi para siswa.
“Jadi contoh yang bisa kita ambil dari drama tadi adalah ya satu, kita tidak boleh mengambil sesuatu yang bukan hak kita, benar?”
“Tadi kan uang kas yang akan dipakai untuk Pensi (pentas seni), dipakai beli bakso, enggak boleh.”
“Sekecil apa pun tidak boleh karena itu uang bersama dari anak-anak yang sudah dikumpulkan secara gotong royong, hati-hati hal-hal seperti itu.”
“Korupsi itu dimulai dari hal-hal yang kecil seperti ini,” jelas Presiden.
Baca: Sempat Kecewa Diturunkan ke Unit Kerja, Megawati: Jokowi Kebangetan Ya? Saya Kan Pensiunan Presiden
Dari drama tersebut, kata Kepala Negara, bisa diambil pelajaran bahwa korupsi itu tidak hanya korupsi uang, tetapi juga korupsi waktu.
Dalam drama ditampilkan seorang siswa mengajak siswa lainnya untuk tidak mengikuti pelajaran.
Menurut Presiden, itulah bibit-bibit perilaku korupsi yang jika dibiarkan akan membesar.
“Memang korupsi itu dimulai dari hal-hal yang kecil-kecil.”
“Kalau yang kecil-kecil ini tidak diperhatikan, larinya nanti ke yang besar. Korupsi waktu pun tidak boleh."
"Tadi yang ada mau masuk kelasnya mundur-mundur tadi, enggak boleh,” ungkap Jokowi.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita)