TRIBUNNEWSWIKI.COM – Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia tahun 2019 jatuh pada tanggal 9 Desember.
Banyak orang merayakan Hari Antikorupsi Sedunia ini termasuk jajaran menteri Jokowi.
Mereka adalah Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.
Mereka berperan dalam drama bertajuk #PrestasiTanpaKorupsi yang diselenggarakan di SMKN 57 Jakarta, Senin, (9/12/2019).
Baca: Selain Pecat Dirut Garuda, Ini 6 Gebrakan Erick Thohir, Beda Banget dengan Menteri BUMN Sebelumnya
Selain itu tampil juga seniman Bedu dan Sogi.
Drama yang diperankan tiga menteri tersebut turut disaksikan oleh Presiden Joko Widodo.
Dikutip dari pemberitaan Sekretarian Presiden RI, drama tersebut diceritakan siswa yang hendak menggunakan uang pentas seni (pensi) untuk kepentingan pribadinya, yaitu membeli bakso.
Sedangkan Bedu yang menampilkan peran tersebut kemudian mendapat nasihat dari Erick Thohir yang berperan sebagai penjual bakso di sekolah tersebut.
Potongan video pementasan drama tersebut juga diunggah di akun Instagram Menteri BUMN Eeick Thohir.
Dalam drama tersebut diceritakan siswa yang hendak menggunakan uang pentas seni (pensi) untuk kepentingan pribadinya, yaitu membeli bakso.
Bedu yang menampilkan peran tersebut kemudian mendapat nasihat dari Erick Thohir yang berperan sebagai penjual bakso di sekolah tersebut.
“Elu tu ya, uang temen-temen lu mau lu pake jajan. Yang enak elu, yang kenyang elu,” kata Erick Thohir.
“Lu pake lagu beli bakso, kemane akhlak lu,” ucap Erick Thohir memerankan drama tersebut seakan-akan menegur Sogi.
Baca: Menteri BUMN Erick Thohir Bakal Rombak Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Sebut Ini Mandat Jokowi
Seakan membela dirinya sendiri, Sogi mengatakan hanya menggunakan uang tersebut dalam jumlah sedikit.
Sedangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem berperan jadi anak SMA sekaligus teman dari Sogi.
Di sini ia mencoba mengoreksi bahasa yang digunakan oleh penjual bakso yang tak lain adalah Erick Thohir.
“Pokoknya enggak bisa. Salah. Hastag sikap, titik-titik, tanda seru lima kali,” ucap Erick Thohir.
“Maaf bang kalo udah tanda seru nggak usah pake titik, sama tanda serunya satu aja nggak usah lima. Maaf ya,” ucap Nadiem seakan mengoreksi ucapan.
Erick pun menyindir Sogi yang membuatnya kena tegur.
“Tuhkan gara-gara elu bahasa gue dikoreksi. Gayanya udah kaya menteri pendidikan aje,” ucap Erick.