Tak sedikit yang mengolok-olok dengan bahasa sarkas, menyebut SEA Games kali ini bergaya 'merakyat'.
Amburadul
Sebelumnya, kontingen sepakbola Thailand dan Kamboja protes karena jadi korban kurang sigapnya panitia SEA Games 2019.
Mereka memprotes karena terlantar begitu tiba di Manila.
Hotel Century Park disebut tak langsung menerima mereka ketika check-in, karena hotel sudah penuh.
Protes ini pun akhirnya menjadi viral.
Banyak yang menyebut panitia tak siap menggelar pesta hajatan SEA Games 2019.
Kemudian, pihak Hotel Century Park mengklarifikasi kejadian itu.
Menurut mereka, kontingen dari Thailand dan Kamboja yang datang terlalu cepat, sehingga mereka tak mungkin mengusir tamu yang berkunjung sebelumnya.
Baca: Liga 2 2019 Berakhir: Klub Legendaris menjadi Juara hingga Gagalnya Sriwijaya FC Promosi ke Liga 1
Tuan Rumah Ikut Kena Imbas
Tim tuan rumah, Filipina rupanya juga menjadi korban kacaunya akomodasi SEA Games 2019 hingga atletnya ikut curhat di media sosial.
Belum dibuka secara resmi, SEA Games 2019 di Filipina terkena isu tak sedap.
Beberapa negara seperti Thailand, Myanmar, Timor Leste dan Kamboja baru-baru ini mengeluhkan akomodasi SEA GAmes 2019 yang kacau balau.
Diberitakan berbagai media, Thailand harus menunda latihan mereka akibat jarak lapangan yang terlalu jauh.
Sementara itu, Myanmar mendapatkan bus yang tak sesuai standar event besar.
Tim Kamboja mengakui sempat terlantar karena tak kunjung mendapatkan kamar hotel.
Sedangkan Timor Leste sempat terlantar di bandara dan juga diantar ke hotel yang salah.
Akomodasi amburadul itu rupanya tak cuma menimpa para tamu peserta dari negara lain.
Tim tuan rumah sendiri juga menjadi korban dari kacaunya akomodasi SEA Games 2019.
Timnas wanita Filipina dikabarkan juga mengalami dampak dari amburadulnya SEA Games 2019.