Wali Kota Risma Komat Kamit Baca Doa Obati Wartawan Kesurupan di Ruang Kerjanya: Ini yang Terjadi

Saat ia sedang berbicara di depan banyak wartawan di ruang kerjanya di Balai Kota Surabaya, tiba-tiba seorang wartawan mengalami kesurupan.


zoom-inlihat foto
risma001.jpg
TRIBUN/DANY PERMANA
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (tengah) mendapat cinderamata karikatur foto dirinya dari Newspaper Director Regional News KG Media Febby Mahendra Putra (kiri) didampingi Koordinator Liputan Rahmat Hidayat (kanan) saat berkunjung ke Redaksi Tribun Network di Palmerah, Jakarta, Kamis (21/11/2019). Risma yang baru saja berulang tahun ke-58 pada Rabu 20 November, memaparkan apa yang telah dicapainya di Kota Surabaya.


"Ya Allah arek-arek itu. Kurang ajar, enggak jelas arek-arek itu," ujarnya sembari tertawa.

Kemudian, wajah Risma sempat berkaca-kaca dan kemudian meniup lilin kue ulang tahun yang diberikan para wartawan.

Saat ditanya wartawan tentang kejutan yang diberikan, Risma mengakui, bahwa dirinya sejatinya takut.

Ia sempat membaca Surat Al Fatihah ketika melihat salah seorang kesurupan.

Ia benar-benar heran dengan akting yang dipertontonkan para jurnalis.

Kejutan yang ditunjukkkan dinilai begitu natural dan meyakinkan.

"Tak pikir gendeng, gak dibacakan doa (pelaku kesurupan) malah ditanya, kamu siapa?" kata Risma terkekeh.

Semula, Risma menduga, kesurupan yang terjadi dampak dari pertanyaan wartawan berbau mistis seputar makam Syech Yusuf.

Tetapi, beberapa menit kemudian dalam hati, Risma mengaku heran dengan aksi kesurupan tersebut, karena pelaku mengeluarkan kalimat honocoroko (ejaan Bahasa Jawa).

"Lha iyo (kesurupan) kok bisa nyebut honocoroko," katanya disambut tawa para wartawan.

Kejutan yang diberikan wartawan itu mengingatkan Risma pada momen beberapa tahun lalu.

Kala itu, di hari ultahnya, para wartawan juga memberikan kejutan dengan membuat aksi maling tertangkap polisi di kantor Pemkot Surabaya.

"Dulu aksi maling, sekarang kesurupan," kata Risma.

Harapan Risma di usia ke-58

Setelah bercengkerama dengan para wartawan, saat ditanya harapannya di usia ke-58 tahun, Risma menyampaikan mohon didoakan supaya sehat dan bisa bekerja seperti tahun-tahun sebelumnya yang kerap blusukan ke mana-mana.

Namun, semenjak kedua kakinya menderita sakit, akhirnya ada keterbatasan baginya dalam melakukan aktivitas.

"Inginnya aku kan lihat sendiri. Dulu kan aku tiba-tiba nyelonong ke mana-mana. Sekarang tak berani, karena kalau naik harus dibantu, ke tempat-tempat yang sempit masih belum berani," ujar Risma.

Berharap wartawan lebih sejahtera

Kemudian harapan Risma yang kedua, dengan mata berkaca-kaca dan nada suara yang terbata-bata bercampur rasa haru, ia menyebut, keinginannya agar para wartawan hidupnya lebih sejahtera.

Ia menyampaikan, sudah lama memikirkan nasib para jurnalis.

"Gimana caranya ya, supaya teman-teman (wartawan) sejahtera. Serius aku ini, kalian pasti berpikir aku bohong kan," katanya.





Halaman
1234
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved