Niat Sedekah Jual Soto Rp 1.000 setelah di-PHK, Wanita Asal Sragen Ini Kini Bisa Beli Mobil Sendiri

Awalnya niat sedekah dengan jualan soto murah Rp 1.000 setelah diPHK, wanita ini kini malah bisa beli mobil sendiri.


zoom-inlihat foto
soto-sewu.jpg
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Niat Sedekah Jual Soto Rp 1.000 setelah di-PHK, Wanita Asal Sragen Ini Kini Bisa Beli Mobil Sendiri


Merasa letak rumahnya yang tidak strategis, akhirnya Sukarni pindah ke rumah mertua yang hanya beda RT berada tepat dipinggir jalan raya yang tak jauh dari rumahnya.

Selama hampir empat tahun di tempat baru yang kini berada di pinggir jalan raya Slamet Riyadi Sragen Kulon warungnya mulai ramai.

Omzet penjualan Sukarni juga lebih banyak dibanding dirumahnya. Hari-hari biasa Sukarni mendapat penghasilan kotor Rp 800 ribu dari pukul 11.00 hingga malam.

Bahkan Sukarni pernah mendapat penghasilan kotor Rp 2,6 juta saat berjualan pada hari Minggu.

Warung soto sewu Sukarni buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga malam, hanya saja ketika pagi, Heni adik dari suami Sukarni, Ninut Iswinanto (49) yang menjaga. Sedangkan Sukarni menjaga warung dari pukul 11.00 hingga malam.

Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani
Tribun Jateng/ Mahfira Putri Maulani (Warung soto sewu milik Sukarni yang berada di Kampung Ringin Anom, Sragen Kulon RT 5, samping Jalan Raya Slamet Riyadi, Sragen.)

Ketika ditanyai takut rugi atau tidak menjual soto dengan harga seribu Sukarni menjawab tidak.

Sukarni juga menyebut bahwa niatnya berjualan soto murah tersebut merupakan sedekah.

Bahkan ia menyebut sekarang bisa beli mobil sendiri.

"Alhamdulillah nggak takut rugi, ngitung-ngitung sodaqoh lah. Nyatanya bisa kok sampai sekarang malah Alhamdulillah sudah beli mobil," lanjut dia.

Sukarni yang juga memiliki dua orang putra ini kini sudah memiliki dua karyawan yang membantunya melayani pelanggan.

Sukarni juga mengatakan pembelinya merata dari semua kalangan dari mulai anak sekolah, ibu-ibu, karyawan hingga pegawai.

"Merata kok yang datang kesini, anak sekolah, ibu-ibu karyawan. Biasanya ramai itu jam-jam tertentu makan siang sama menjelang magrib," lanjut dia.

Ilustrasi soto
Ilustrasi soto (TribunnewsWiki/Indah)

Tidak hanya menjual soto dalam porsi kecil, Sukarni juga menjual soto porsi besar dengan harga Rp 3 ribu.

Salah satu penikmat soto sewu Sukarni, Dwi Candra siswi SMK Muhammadiyah 4 Sragen mengaku sudah biasa datang ke warung soto sewu Suwarni.

"Sudah biasa datang kesini, kalo sekali makan biasanya makan dua porsi yang seribuan," kata Dwi.

Selain harga soto yang ramah di kantong pelajar, Dwi dan temannya mengaku rasa soto seribu ini juga cocok di lidah.

Bersama sate-satean dan gorengan Dwi biasa menikmati soto sewu Sukarni.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid/TribunJateng/Mahfira Putri Maulani)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved