Agus Rahardjo dan Dua Pimpinan KPK Ajukan Uji Materi UU KPK, Masinton Pasaribu: Tidak Lazim

Masinton Pasaribu sebut tindakan Agus Rahardjo dan dua Pimpinan KPK lainnya yang ajukan uji materi UU KPK tidak lazim.


zoom-inlihat foto
masinton-pasaribuu.jpg
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
Masinton Pasaribu sebut tindakan Agus Rahardjo dan dua Pimpinan KPK lainnya yang ajukan uji materi UU KPK tidak lazim.


Masinton Pasaribu sebut tindakan Agus Rahardjo dan dua Pimpinan KPK lainnya yang ajukan uji materi UU KPK tidak lazim.

TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Judicial Review (JR) atau uji materi terhadap UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK diajukan kepada MK pada Rabu, (20/11/2019).

Pengajuan dilakukan oleh Koalisi masyarakat sipil yang menamai diri sebagai Tim Advokasi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).

Tim terdiri dari Erry Riyana Hardjapamekas, Moch Jasin, Omi Komaria Madjid, Betti S Alisjahbana, dan Hariadi Kartodihardjo.

Turut bergabung pula Mayling Oey, Suarhatini Hadad, Abdul Ficar Hadjar, Abdillah Toha, dan Ismid Hadad.

Tim tersebutlah yang menemani tiga pimpinan KPK, yaitu Agus Raharjo, Saut Situmorang, dan Laode M Syarif mendaftarkan pengajuan uji materi UU KPK kepada MK.

Baca: ICW Tantang 100 Hari Perppu KPK Harus Terbit, Mahfud MD Tantang Balik: Memang ICW Siapa?

Baca: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Aksi yang dilakukan oleh Agus Raharjo dan dua pimpinan KPK tersebut menimbulkan kontroversi di kalangan politisi.

Satu di antaranya adalah Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP sekaligus penggagas revisi UU KPK, Masinton Pasaribu.

Dilansir Tribunnews.com, Masinton Pasaribu mengatakan pengajuan uji materi yang dilakukan oleh pimpinan KPK tersebut tak lazim.

"Tidak lazim pimpinan lembaga negara melakukan uji materi judicial review ke MK," ujar Masinton Pasaribu ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Menurut Masinton, langkah tersebut semakin menunjukkan jika Agus Rahardjo dan dua pimpinan KPK lainnya tidak paham mengenai hukum ketatanegaraan.





Halaman
123
Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved