Dirantai Sang Ayah, Bocah Berkebutuhan Khusus Usia 10 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya

Bocah berkebutuhan khusus usia 10 tahun menajadi korban kebakaran lantaran dirantai dan tidak dapat menyelamatkan diri.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pasung-rantai.jpg
pixabay.com
Ilustrasi seorang anak berinisial Z (10) meninggal dunia setelah terjebak di dalam satu rumah kontrakan di Gang Sayur Asem, RT 014 RW 004, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Minggu (17/11/2019) sore. Z yang berkebutuhan khusus itu terjebak dalam rumah karena di rantai oleh bapaknya, Suhin.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peristiwa tragis terjadi di Gang Sayur Asem, RT 014 RW 004, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Tiga unit rumah di lokasi tersebut dilahap si jago merah pada Minggu, (17/11/2019) sore.

Satu diantaranya adalah rumah kontrakan yang ditinggali oleh seorang anak dan ayah kandungnya.

Malangnya bocah berusia 10 tahun yang tinggal di kontrakan menjadi korban dalam kebakaran tersebut.

Baca: Kebakaran Hutan Lawu, Beberapa Titik Sulit Terpantau, 2000 Personel Masih Berupaya Padamkan Api

Baca: Kronologi Kebakaran Pipa Pertamina di Cimahi, Sebabkan Satu Orang Korban Meninggal

Rupanya sang bocah berinisial Z tersebut dibelenggu oleh sang Ayah kandung, Suhin menggunakan rantai.

Oleh karena itu diperkirakan Z tidak bisa menyelamatkan diri dari api ketika kebakaran terjadi.

Diduga ketika kejadian tersebut Z ditinggal sendiri tanpa pengawasan di rumah sedangkan Suhin tengah bekerja serabutan.

Korban Z berkebutuhan khusus

Seorang anak berinisial Z (10) meninggal dunia setelah terjebak di dalam satu rumah kontrakan di Gang Sayur Asem, RT 014 RW 004, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Minggu (17/11/2019) sore. Z yang berkebutuhan khusus itu terjebak dalam rumah karena di rantai oleh bapaknya, Suhin.
Seorang anak berinisial Z (10) meninggal dunia setelah terjebak di dalam satu rumah kontrakan di Gang Sayur Asem, RT 014 RW 004, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Minggu (17/11/2019) sore. Z yang berkebutuhan khusus itu terjebak dalam rumah karena di rantai oleh bapaknya, Suhin. (KOMPAS/Muhamad Isa Bustomi)

Dikutip dari Kompas.com, Z diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus.

Hal tersebut diakui oleh seorang pemerhati anak sekaligus warga sekitar tempat tinggal Z, Rida (50).

"Iya (dirantai) karena anak ini hiperaktif banget. Bisa kabur kemana-kemana.

Jadi kalau saya pikir, enggak bisa disalahkan juga bapaknya merantai itu," kata Rida (50) saat ditemui oleh Kompas.com di lokasi.

Menurut penuturan Rida, selama ini Z memiliki keterbelakangan mental.

Jika dibiarkan berkeliaran, Z bisa mengacak-acak warung kelontong.

Selain itu keluarga juga menghkawatirkan jika Z mengalami kecelakaan di jalan.

Oleh sebab itu Z dirantai oleh sang Ayah di rumah kontrakan keduanya yang berukuran 3X6 meter persegi.

Rida juga mengatakan jika dirinya pernah mengurus Z.

Namun dirinya hanya sanggup bertahan dengan kondisi Z selama 24 jam saja.

"Saya juga sempat mengurusnya. 24 jam saja saya urus nggak sanggup saya. Saya mau salat, saya bawa. Jam 3 pagi loncat pagar," kata Rida.

Dugaan penyebab kebakaran





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved