Warganet merasa kagum dengan sikap yang dimiliki sang pria meski memiliki gangguan dalam hal kejiwaan.
"Orang dengan gangguan jiwa lebih paham kalau ambulans harus didahulukan. Jadi yang waras siapa, yang gila siapa?" tulis akun @giewahyudi.
"Yang sakit jiwa nya, bukan hati nya," tulis akun @ledyapriyansyah.
"Yang terganggu jiwanya, hati nuraninya tetap sehat :’) Godblessyou pak," tulis akun @noturtypcalgirl.
"Orang dengan gangguan jiwa, hatinya lebih mulia," tulis akun @gdmnpl.
"Terimakasih bapak, kamu berhasil menyelamatkan 1 nyawa hari ini. Kamu masih punya kasih dihatimu meskipun kamu dihindari," tulis akun @bunga_maria.
Kisah Pemuda Alami Gangguan Jiwa
Di bagian lain, seorang pria dduga alami gangguan jiwa karena kecanduan HP atau ponsel.
Pemuda bernama Wawan Gim kini harus tinggal di yayasan rehabitilasi gangguan jiwa karena kecanduan bermain HP atau ponsel.
Dalam liputan berjudul Bahaya Candu Gawai yang dilakukan DAAI TV, diperlihatkan kondisi Wawan Gim saat berada di Yayasan Rehabilitasi Jamrud Biru, Bekasi.
Dalam tayangan yang diunggah di Youtube pada 6 Juli 2019, terlihat jari Wawan Gim selalu bergerak, seolah sedang memainkan ponsel.
Wawan Gim sama sekali tidak biasa diajak berkomunikasi oleh pengasuhnya sekalipun.
Ketika ditanya namanya, Wawan Gim Gim tidak merespon sama sekali.
Fokus mata Wawan Gim Gim tidak bisa lepas ke kedua tangannya yang terus bergerak.
Pendiri Yayasan Jamrud Biru, Hartono menerangkan Wawan Gim tidak bisa menghentikan gerakan di tangannya.
Penyebab gangguan jiwa Wawan Gim diketahui setelah Hartono memberikan ponsel rusak ke tangan pasien.
Setelah itu tangan tangan Wawan Gim tidak bisa berhenti bergerak seolah sedang bermain game.
Nasib Wawan Gim juga cukup malang, karena diduga keluarga mengabaikannya.
Di antara 110 pasien gangguan jiwa di sana, Wawan Gim terlihat berbeda.
Dia sangat pasif, acuh dan tidak bisa diajak berkomunikasi sekalipun dengan pengasuhnya.
"Seringkali kita tidak bisa lepas dari gawai. Sikap adiktif ini ternyata sangat berbahaya dan dapat membuat kecanduan bahkan gangguan kejiwaan." tulis keterangan video tersebut.
Tribunnewsbogor.com/Khairunnisa/ Yudhi Maulana