TRIBUNNEWSWIKI.COM - Viral aksi orang alami gangguan jiwa, buka jalur di jalanan agar ambulans bisa melintas, semua mobil menyingkir.
Belum lama ini, beredar video aksi seorang pria yang memiliki gangguan jiwa ( ODGJ) yang membantu laju mobil ambulans di jalan raya.
Pria tersebut membantu ambulans yang tengah terjebak di keramaian jalan agar bisa lewat.
Orang dengan gangguan jiwa ( ODGJ) itu berlarian sambil berteriak guna mengatur lalu lintas.
Hal itu dilakukannya agar ambulans yang dalam keadaan darurat tersebut bisa melewati jalan.
Video aksi Orang dengan gangguan jiwa membantu ambulans lewat itu viral di media sosial.
Adalah akun Instagram @ambulance_bdg_ai yang memosting video heroik sang pria.
Dalam video tersebut terlihat momen saat orang dengan gangguan jiwa tersebut menyuruh beberapa mobil untuk meminggirkan kendaraan mereka.
Tanpa mengenakan baju, pria dengan gangguan jiwa tersebut spontan berlari saat melihat ada ambulans hendak lewat.
Dengan sigap, sang pria pun langsung berteriak ke arah kendaraan di depan ambulans agar segera minggir.
Pun dengan angkot yang ada tepat di depan ambulans.
Orang dengan gangguan jiwa itu pun sempat melambaikan tangannya seraya meminta angkot untuk berjalan dengan cepat.
Ketika angkot dan mobil tak lagi menghalangi, orang dengan gangguan jiwa itu langsung mempersilahkan ambulans untuk lewat.
Sambil berteriak dan menggerakkan tangannya, orang dengan gangguan jiwa itu seolah meminta agar ambulans bisa segera tiba di tujuan.
Aksi heroik orang dengan gangguan jiwa membantu ambulans untuk lewat itu terjadi jalan Banceuy, kota Bandung.
Peristiwa tersebut konon terjadi kemarin, Rabu (13/11/2019) pukul 12.00 WIB.
Terenyuh dengan kesigapan sang pria, akun @ambulance_bdg_ai pun kagum.
"Semoga selalu diberi kesehatan, terima kasih telah membantu membuka kan jalan untuk Ambulance, walaupun dengan keterbatasan (ODGJ) tapi sangat menyadari akan pentingnya prioritas Ambulance. Dibalik keterbatasannya dia sangat sadar melebihi orang yg normal yg belum tentu sadar," pungkas akun @ambulance_bdg_ai.
Tak hanya viral di Instagram, aksi heroik orang dengan gangguan jiwa itu juga ramai diperbincangkan di Twitter.
Warganet pun beramai-ramai berkomentar kala video tersebut kembali dibagikan oleh akun @giewahyudi.
Warganet merasa kagum dengan sikap yang dimiliki sang pria meski memiliki gangguan dalam hal kejiwaan.
"Orang dengan gangguan jiwa lebih paham kalau ambulans harus didahulukan. Jadi yang waras siapa, yang gila siapa?" tulis akun @giewahyudi.
"Yang sakit jiwa nya, bukan hati nya," tulis akun @ledyapriyansyah.
"Yang terganggu jiwanya, hati nuraninya tetap sehat :’) Godblessyou pak," tulis akun @noturtypcalgirl.
"Orang dengan gangguan jiwa, hatinya lebih mulia," tulis akun @gdmnpl.
"Terimakasih bapak, kamu berhasil menyelamatkan 1 nyawa hari ini. Kamu masih punya kasih dihatimu meskipun kamu dihindari," tulis akun @bunga_maria.
Kisah Pemuda Alami Gangguan Jiwa
Di bagian lain, seorang pria dduga alami gangguan jiwa karena kecanduan HP atau ponsel.
Pemuda bernama Wawan Gim kini harus tinggal di yayasan rehabitilasi gangguan jiwa karena kecanduan bermain HP atau ponsel.
Dalam liputan berjudul Bahaya Candu Gawai yang dilakukan DAAI TV, diperlihatkan kondisi Wawan Gim saat berada di Yayasan Rehabilitasi Jamrud Biru, Bekasi.
Dalam tayangan yang diunggah di Youtube pada 6 Juli 2019, terlihat jari Wawan Gim selalu bergerak, seolah sedang memainkan ponsel.
Wawan Gim sama sekali tidak biasa diajak berkomunikasi oleh pengasuhnya sekalipun.
Ketika ditanya namanya, Wawan Gim Gim tidak merespon sama sekali.
Fokus mata Wawan Gim Gim tidak bisa lepas ke kedua tangannya yang terus bergerak.
Pendiri Yayasan Jamrud Biru, Hartono menerangkan Wawan Gim tidak bisa menghentikan gerakan di tangannya.
Penyebab gangguan jiwa Wawan Gim diketahui setelah Hartono memberikan ponsel rusak ke tangan pasien.
Setelah itu tangan tangan Wawan Gim tidak bisa berhenti bergerak seolah sedang bermain game.
Nasib Wawan Gim juga cukup malang, karena diduga keluarga mengabaikannya.
Di antara 110 pasien gangguan jiwa di sana, Wawan Gim terlihat berbeda.
Dia sangat pasif, acuh dan tidak bisa diajak berkomunikasi sekalipun dengan pengasuhnya.
"Seringkali kita tidak bisa lepas dari gawai. Sikap adiktif ini ternyata sangat berbahaya dan dapat membuat kecanduan bahkan gangguan kejiwaan." tulis keterangan video tersebut.
Tribunnewsbogor.com/Khairunnisa/ Yudhi Maulana