Tak cuma di linimasa, Facebook juga melakukan beberapa perubahan di Messenger.
Beberapa fitur WhatsApp yang digunakan untuk mengurangi sebaran hoaks mulai digulirkan ke Messenger.
Salah satunya label "forwared" yang mengnindikasikan bahwa pesan yang mereka terima bukan pesan orisinil melainkan sudah diteruskan sebelumnya.
Ada pula "tombol konteks" yang memungkinkan orang-orang untuk melihat detail informasi yang telah mereka kirim.
Perubahan tersebut meliputi adanya alat pemblokir yang lebih rinci dan memberikan lencana verifikasi untuk profil di Messenger.
Pengguna juga akan bisa menghapus unggahan dan komentar di sebuah grup meskipun telah meninggalkan grup tersebut. Facebook pun menambah lebih banyak informasi tentang "Page quality", termasuk apabila judul berita tersebut "clickbait" atau tidak.
Mereka juga berupaya untuk mengurangi pesebaran konten yang tidak dilarang di Instagram. Dalam hal ini, Facebook mengatakan bahwa unggahan bernuansa seksual kemungkinan masih muncul di feed pengguna, namun tidak akan muncul di laman eksplor.
Facebook juga berjanji akan meningkatkan pengawasan moderasi grup ketika menentukan apakan grup tersebut melanggar aturan komunitas atau tidak.
(Tribunnewswiki.com/Kompas.com/Natalia Bulan R P/Haris/Clinten)