Gedung Internatio

Internationale Crediten Handelvereeniging Rotterdam, lebih dikenal dengan Gedung Internatio, menjadi saksi pertempuran sekutu dengan rakyat Surabaya.


Gedung Internatio
jambi.tribunnews.com
Gedung Internatio 

Internationale Crediten Handelvereeniging Rotterdam, lebih dikenal dengan Gedung Internatio, menjadi saksi pertempuran sekutu dengan rakyat Surabaya.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Internationale Crediten Handelvereeniging Rotterdam lebih dikenal dengan sebutan Gedung Internatio.

Gedung Internatio menjadi saksi pertempuran sekutu dengan rakyat Surabaya.

Tidak jauh dari Gedung Internatio, Brigjen A.W.S. Mallaby tewas saat pertempuran.

Gedung Internatio dibangun oleh Biro Algemeen Ingenieurs en Architecten Bureau (AIA Aristech).

Gedung internatio
Gedung internatio (jambi.tribunnews.com)

AIA Aristech berkantor di Sumatrastraat 59 Surabaya, sekarang bernama Jalan Sumatra.

Gedung Internatio dulunya dijadikan markas sekutu saat mendarat di Surabaya pada 25 Oktober 1945. (1)

Baca: Tak Hanya Maia Estianty dan Dian Sastrowardoyo, Berikut Deretan Artis yang Juga Keturunan Pahlawan

Baca: Prof Ir R M Sedyatmo

  • Lokasi


Gedung Internatio atau Internationale Crediten Handelvereeniging, terletak di sudut jalan Heerenstraat dan Willemsplein.

Lokasi tepatnya di Krembangan Selatan, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Tengah 60175

Lokasi tersebut sekarang disebut jalan Jayengrono, Surabaya.

Lokasi Gedung Internatio tepatnya terletak di dekat Jembatan Merah Plaza dan Stasiun Jembatan Merah.

Daerah tersebut dianggap sebagai daerah sibuk di Surabaya.

Kantor Gubernur Jatim dulu dan Gedung Internatio
Kantor Gubernur Jatim dulu dan Gedung Internatio (jatim.tribunnews.com)

Gedung Internatio berdekatan dengan Gedung Cerutu dan Gedung Polwiltabes Surabaya.

Gedung Internatio tersebut masih terlihat kokoh dan berdiri mantap di antara modernisasi. (2)

  • Sejarah Pembangunan


Gedung Internatio mulai dibangun sejak 1927 dan selesai pada 1931.

Arsitek pada masa itu adalah Ir Frans Johan Louwrens Ghijsels.

Ir Frans merupakan arsitek terkenal yang juga perancang Rumah Sakit “Onder de Bogen” di Yogya, yang kini bernama Panti Rapih.

Ir Frans Johan Louwrens Ghijsels juga yang merancang Stasiun Kota Jakarta.

Baca: Sinopsis Film He Who Dares: Kisah Penumpasan Perampokan, Tayang di Bioskop Trans TV Pukul 23.00 WIB

Baca: Gegara Telegram, Soeharto Pernah Ditempeleng Perintis Kopassus yang Kerap Disebut Panglima Tampan

Awalnya Gedung Internatio, merupakan markas Pasukan Komandan Brigade ke-49 Inggris.

Pasukan tersebut mendarat di Surabaya pada 25 Oktober 1945.

Setelah itu bangsa Indonesia menempati Gedung Internatio tersebut.

Gedung Internatio dikelola oleh PT Tjipta Niaga atau PT Aneka Niaga.

Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya | Intisari
Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya | Intisari (jateng.tribunnews.com)

Meskipun begitu, tak tampak ada aktivitas di dalam Gedung Internatio, sejak beberapa waktu lalu.

Cerita lain mengenai Gedung Internatio adalah sebagai tempat pendorong masuknya investasi.

Pembangunan gedung ini bukan semata sebagai simbol kejayaan penjajahan Belanda

Namun juga upaya mereka untuk menarik investor agar berinvestasi di Jawa.

Sebuah pertunjukan kapitalisme telah ditunjukkan secara apik sejak dulu oleh Belanda melalui gedung ini.

Gedung Internatio waktu itu termasuk yang paling megah di Surabaya. (3)

  • Peristiwa Penting


Banyak peristiwa penting dari masa lampau hingga kini yang dilalui gedung Internatio.

Contoh peristiwa ialah 10 November 1945.

Saat itu orang-orang Suroboyo yang hanya bersenjatakan seadanya mengepung gedung Internatio.

Hal ini serta merta ditanggapi oleh pasukan sekutu yang dengan senjata-senjata lebih modern.

Baca: Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata

Baca: Pendidikan dan Karier Katamso, Pahlawan Nasional yang Wafat pada Peristiwa G30S

Pasukan sekutu melalui sela-sela sisi gedung siap menembak ke arah pejuang republik.

Keadaan semakin tak terkendali ketika sebuah granat tiba-tiba meledak dan disusul berondongan tembakan pasukan Sekutu.

Suasana yang sudah tegang kini beralih menjadi kacau ketika para pejuang Indonesia membalas.

Pertempuran sengit tak terelakkan.

Pada akhirnya disusul terjadinya ledakan dari mobil yang ditumpangi Brigjen Mallaby.

Brigjen Mallaby pun tewas.

Hingga kini tak diketahui siapa pelaku pelemparan granat yang menewaskan Brigjen Mallaby. (4)

  • Kondisi Sekarang


Gedung Internatio, bangunan berwarna putih dengan aksen garis merah itu kini masih terawat.

Namun, kesan kumuh tidak bisa dihindarkan.

Depan gedung menjadi tempat tunggu angkot dan bus kota.

BrigJen Malaby memegang bendera putih dan Residen Sudirman duduk di muka mobil
BrigJen Malaby memegang bendera putih dan Residen Sudirman duduk di muka mobil (nasional.kompas.com)

Banyak pedagang kaki lima di Gedung Internatio dan aroma tidak sedap juga menyeruak.

Di pintu belakang banyak truk boks keluar masuk, mengangkut berlembar-lembar berbagai produk cetakan. (1)

(TribunnewsWiki.com/Nabila Ikrima)



Nama Gedung Internationale Crediten Handelvereeniging Rotterdam
Nama familiar Gendung Internatio
Pembangunan sejak 1927 hingga 1931
Arsitek Ir Frans Johan Louwrens Ghijsels
Lokasi Krembangan Selatan, Krembangan, Kota Surabaya, Jawa Tengah 60175


Sumber :


1. www.jpnn.com
2. www.eastjava.com
3. www.skyscrapercity.com
4. surabaya.panduanwisata.id








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved