TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bukanlah sebuah rekayasa, begini analisis dokter mengungkap fakta sebenarnya tentang gangguaan mata yang dialami oleh Novel Baswedan.
Analisis dokter ini mengungkap sebenarnya terkait gangguang mata yang dialami Novel Baswedan.
Kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga menuju titik terang.
Meskipun sudah lewat dua tahun, misteri peristiwa penyerangan yang dialami Novel Baswedan tersebut belum juga terkuak.
Novel Baswedan mengalami gangguan penglihatan di mata kirinya usai penyerangan April 2017 silam itu.
Baca: Dituduh Dewi Tanjung Lakukan Rekayasa, Polisi hingga Pakar Hukum Dukung Novel Baswedan Lapor Balik
Baca: Dewi Tanjung Laporkan Penyerangan Novel Rekayasa, Begini Kecaman Tim Advokasi Novel Baswedan
Gangguan penglihatan Novel Baswedan tersebut bahkan membuat matanya menjadi buta.
Sebelumnya, gangguan mata yang dialami oleh Novel Baswedan tersebut menjadi pembicaraan lantaran ada yang mneyebut bahwa itu merupakan rekayasa belaka.
Hal tersebut disampaikan oleh Dewi Tanjung.
Kasus bermula ketika Dewi Tanjung, politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), melaporkan penyidik Novel Baswedan.
Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya, Rabu (6/11/2019).
Novel Baswedan dilaporkan adanya dugaan melakukan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.
Dewi menyatakan Novel telah merekayasa peristiwa penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017.
Ada beberapa hal janggal dari yang dialami Novel mengacu pada rekaman CCTV.
Kejanggalan itu mulai dari bentuk luka, perban, dan kepala yang diperban.
"Tiba-tiba malah mata yang buta," kata Dewi.
Tak hanya itu, Dewi menganggap, reaksi Novel ketika disiram air keras tak seperti korban terkena siraman air keras.
Menanggapi berita tentang disebutnya gangguan mata pada Novel Baswedan merupakan rekayasa akhirnya ada seorang dokter yang buka suara.
Salah seorang dokter lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Belva Prima Geniosa, MMR, menjelaskan bahwa gangguan mata yang diderita Novel dinamakan Corneal Opacity.
Ia pun menuliskan penjelasan mengenai Corneal Opacity dalam akun Twitter-nya, @BelvaGeniosa pada 28 Oktober 2019.
"Saya dokter umum, tapi saya berminat sekali pada bidang mata. Mungkin akan mendaftar spesialis mata. Maka saya ingin menjelaskan terkait kornea ini kepada orang awam, dengan bahasa yang mudah, supaya tidak banyak informasi keliru yang bertebaran," ujar Belva saat dihubungi Kompas.com, Jumat (8/11/2019).