Lydia Kieven, Ahli Budaya Jawa Asal Jerman: Tersentuh Sosok Panji, Sempat Malu Ajari Warga Indonesia

Dr. Lydia Kieven, seorang ahli budaya Jawa telah bertahun-tahun melakukan riset kebudayaan Jawa di berbagai daerah di Indonesia


zoom-inlihat foto
dr-lydia-kieven.jpg
Kolase foto (https://www.lydia-kieven.de dan DW/V. Varinia)
Dr. Lydia Kieven, ahli budaya Jawa di Jerman


"…ke Borobudur, ke Prambanan. Terus tertarik dengan relief. Ya dan Jawa akhirnya menjadi lebih penting bagi saya daripada Bali," tutur Lydia.

Terpanggil Meneliti Sosok Panji

Saat berada di Jawa Timur dan naik Gunung Penanggunan, Lydia pertama kali melihat relief Panji.

Ketika melihat relief tersebut, ia teringat kata-kata gurunya di Universitas Gadjah Mada, ‘‘kapan-kapan nanti kamu teliti Panji,” tuturnya sambil menunjuk foto relief Panji.

"Jadi seperti ada utusan? Atau pesan? Pesan dalam dari guru itu,” kata Lydia yang pernah meneliti tentang Arjunawiwaha ini.

Pada mulanya, Lydia hanya suka akan reliefnya.

Panji berasal dari Jawa dan menurutnya merupakan sosok yang sederhana.

Dari kesederhanaan yang merupakan inti kisah Panji tersebutlah membuat Lydia mempelajari ceritanya.

"Panji sendiri juga… dia berkelana di desa-desa. Bisa bertahun-tahun hidup di desa membantu para petani. Ya dan kesederhanaan itu, memang sangat menyentuh," katanya.

Tak hanya itu, menurutnya Panji memiliki pesan untuk tidak putus asa, terus berusaha meraih suatu tujuan dan kemampuan untuk mengatasi banyak halangan juga termasuk sebagai hal-hal yang bisa dipelajari dari cerita Panji.

Lika-liku perjalanan penelitian

Lydia memulai meneliti tentang Panji pada tahun 1996.

Namun demikian, perjalanannya diakuinya tidak begitu lancar.

Pada saat itu ia masih harus bekerja, mencari uang, lalu pernah juga jatuh sakit.

Rasa putus asa sering Lydia rasakan.

Ia sempat berpikir bahwa disertasinya tidak akan selesai.

Kendati demikian, berkat dukungan teman-teman ia kembali bangkit.

Ia kemudian meneruskan usahanya meski menghadapi rintangan.

Pada suatu waktu, Lydia mendapatkan tawaran dari Universitas Sydney.

Ia mendapat kesempatan dapat berkenalan dengan Profesor Adrian Vickers, seorang peneliti Australia yang saat itu sedang di Bali.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Check Out Sekarang,

    Check Out Sekarang, Pay Later adalah sebuah film
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved