Wacana PNS Dilarang Kenakan Cadar dan Celana Cingkrang, Haji Uma: Bisa Timbulkan Opini Keliru Publik

Wacana penggunaan cadar dan celana cingkrang di kalangan PNS dianggap bisa menimbulkan opini publik yang keliru.


zoom-inlihat foto
meiriana-asn-di-aceh.jpg
Hidayatullah untuk BBC News Indonesia
Meiriana, seorang ASN di Aceh mengaku lebih memilih memakai cadarnya


Wacana penggunaan cadar dan celana cingkrang di kalangan PNS dianggap bisa menimbulkan opini publik yang keliru.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wacana larangan penggunaan cadar dan celana cingkrang tengah banyak dibicarakan masyarakat.

Hal tersebut berdasarkan usulan Menteri Agama, Fachrul Razi beberapa waktu lalu.

Banyak yang mengecam usulan sang Menag.

Bahkan beberapa diantaranya menyatakan bahwa pakaian tidak ada hubungannya dengan radikalisme maupun kemanan nasional.

Hal tersebut juga disampaikan oleh anggota Komite IV DPD RI asal Aceh, H Sudirman atau populer disapa Haji Uma.

Dikutip dari Serambinews.com, Haji Uma berencana melakukan kajian ulang usulan pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang.

Baca: Tidak Setuju Kebijakan Menteri Agama, Sejumlah ASN/PNS: Jika Suruh Pilih, Saya Pilih Cadar

Baca: Menag Fachrul Razi: PNS yang Ngotot Pakai Celana Cingkrang, Silakan Keluar: Bantah Larang Cadar

Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma.
Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma. (SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN)

Menurut Haji Uma, cadar dan celana cingkrang tidak dapat diasosiasikan dengan radikalisme.

Justru hal tersebut kemungkinan besar akan menimbulkan stigma pada masyarakat yang kurang tepat.

"Saya rasa, radikalisme tidak tepat kemudian diasosiasikan dengan radikalisme. Tidak dapat digeneralisir demikian, karena implikasinya akan luas dimasyarakat yang selanjutnya dapat saja membangun opini keliru publik", ucap Haji Uma seperti yang dikutip dari Serambi.com.

Selain memberikan kritik atas usulan sang Menag baru, Haji Uma juga memberikan  pendapat untuk mencegah perluasan radikalisme.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved