TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tiga orang tewas dan sembilan orang lainnya terluka di sebuah rumah yang sedang merayakan pesta Halloween, di daerah Long Beach, California, Amerika Serikat, (29/10/2019).
Pelaku diyakini melakukan penembakan berulang kali di dalam rumah tempat terselenggaranya pesta Halloween.
Dilaporkan oleh Los Angeles Times, (30/10/2019), pihak kepolisian dan pemadam kebakan sempat dipanggil di sebuah rumah di belakang toko salon kecantikan 7th Street dekat, sekitar pukul 22.44 waktu setempat.
Pada konferensi pers, Rabu pagi, pihak otoritas memberi keterangan bahwa mereka masih melakukan pencarian terhadap setidaknya satu orang pria yang diduga melarikan diri setelah melakukan penembakan.
Kepolisian sempat menduga bahwa tembakan berasal dari sekelompok gang lokal, namun mereka masih belum memiliki bukti yang mengarah pada kelompok gang tersebut.
Deskripsi lengkap ihwal penembakan tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.
"Hari ini begitu tragis dan menakutkan di Kota Long Beach", ujar Wali Kota Mayor Robert Garcia.
"Ini tindakan penyalahgunaan senjata yang tak masuk akal" imbuh Robert.
Saat petugas datang ke rumah (tempat penembakan terjadi), mereka menemukan korban tergeletak di dalam dan di luar rumah.
Beberapa tamu pesta terlihat menggunakan kostum Halloween, seperti dilaporkan Polisi Long Beach, Jennifer De Prez.
Tiga orang laki-laki dipastikan tewas terkena tembakan.
Sementara dua orang laki-laki dan tujuh perempuan mengalami luka yang cukup serius.
Keterangan ihwal kondisi mereka masih belum dapat diperoleh oleh media setempat.
Mereka yang terluka diperkirakan berusia antara 20 hingga 49 tahun, ungkap De Prez.
Pihak kepolisian mengatakan bahwa dimungkinkan masih ada korban lainnya yang sudah di bawa ke rumah sakit terdekat.
Masih belum ada kepastian terkait jumlah pasti korban di rumah terjadinya penembakan tersebut.
Richard Villalobos (41), yang tinggal di dekat tempat lokasi kejadian mengaku mendengar sejumlah tembakan.
Tak lebih dari sepuluh menit, ia mendengar sirene kepolisian.
Beberapa tetangga dekat rumah di lokasi penembakan sempat mengaku mendengar lebih dari 20 tembakan.
Oswaldo Morales (47) mengatakan ia sedang di dekat area rumah tersebut saat mendengar suara tembakan beberapa kali.
Ia mengaku mendengar 17 kali tembakan.
"Kemudian tak ada suara apapun, sepi, kamu tak bisa dengar apapun, "katanya.
Sementara Morales mengatakan beberapa menit setelah ia mendengar suara tembakan, sejumlah kendaraan kepolian langsung datang ke tempat penembakan.
Baca: Kisah Penembakan Remaja Jepang di AS: Dia Mengetuk Pintu yang Salah di Hari Halloween
Baca: Terjadi Penembakan di Festival Makanan di California AS, Tiga Orang Tewas, Puluhan Lainnya Terluka
--
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)