Nama Prabowo masuk dalam daftar hitam Amerika karena dirinya dianggap melakukan pelanggaran HAM.
Saat bertugas di Timor Timur, Prabowo menjadi komandan sebuah grup yang bertugas pada 1978-1979.
Prabowo kemudian kembali tersandung kasus di ujung kekuasaan Soeharto.
Saat itu, dirinya menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus yang dituding terlibat penculikan aktivis.
Brian Harding mengatakan nama Prabowo terkenal tapi dalam artian negatif.
"While Ryamizard is not well known in US, but Prabowo certainly is but not for the right context (nama Ryamizard tidak begitu dikenal di Amerika Serikat, namun nama Prabowo dikenal tapi karena hal buruk-red)," ucap Brian.
Namun, semua pandangan dari Amerika Serikat tentang masa lalu Prabowo yang dianggap mengerikan itu langsung dibantah oleh pendukung sang Ketum Gerindra.
Menurut mereka, apabila Prabowo benar-benar terlibat dalam kasus pelanggaran HAM, maka tidak mungkin Prabowo bisa beberapa kali maju sebagai calon presiden.
Para pendukung Prabowo menyebut isu HAM adalah lagu lama yang selalu digaungkan untuk menjatuhkan Prabowo.
Video lengkapnya dapat dilihat di bawah:
Baca: Dulu Kecewa dan Kritik soal Pemilihan Menhan, kini Pro Jokowi (Projo) Sebut Prabowo Patriot Sejati
Prabowo Subianto Dilantik Jadi Menhan
Prabowo Subianto dilantik sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) 2019-2024 oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (23/10/2019).
Dilansir dari Tribun Timur, Kamis (24/10/2019), alasan Jokowi melantik Prabowo adalah latar belakang Prabowo yang berasal dari militer dirasa tepat untuk mengisi jabatan Menteri Pertahanan
"Ya memang pengalaman beliau, pengalaman besar beliau ada di situ," tegas Jokowi saat ditanya alasan Prabowo ditempatkan di posisi Menhan.
Jokowi mengatakan dirinya ingin membangun demokrasi gotong royong.
"Perlu saya sampaikan, di Indonesia ini tidak ada yang namanya oposisi seperti di negara lain," imbuh Jokowi.
Dikutip dari video unggahan kanal YouTube Kompas TV, seusai acara serah terima jabatan Menhan dari Ryamizard Ryacudu, Prabowo menjelaskan ia akan belajar.
"Saya mau terus terang saja, jadi saya akan pelajari semua masalah, " jelas Prabowo, Kamis (24/10/2019).
Prabowo mengatakan dirinya akan bekerja sama dengan presiden dan instansi-instansi terkait untuk menemukan solusi permasalahan.
(TRIBUNWOW.COM/Anung Malik/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Febri)