Erick Thohir berharap menteri yang terpilih adalah orang-orang yang sudah berkeringat saat kontestasi Pilpres 2019.
"Saya selalu bilang siapapun yang terpilih saya berharap orang-orang yang berkeringat kemarin," kata Erick Thohir.
Najwa Shihab kembali menyinggung pernyataan Erick Thohir di Mata Najwa, Rabu (23/10/2019).
Najwa Shihab menanyakan pada Adian.
Menurut Adian, keringat yang dimaksud Erick Thohir harus dijelaskan lebih rinci lagi.
"Keringat seperti apa? Di ruang AC juga keringatan, harus kita bedah lagi, " katanya.
Adian Napitupulu merinci apakah keringat yang dimaksud Erick Thohir selama 10 bulan di Pilpres 2019, atau sejak Jokowi masih di Solo.
"Kapan dan bagaimana mengukur, apa cuma 10 bulan atau dari 2012 dari pindah ke Solo atau cuma 10 bulan ukuran keringat ini, harusnya Erick rinci ukuran keringatnya," kata Adian.
Malah menurut Adian, saat Pilpres 2019 Partai Gerindra juga termasuk yang berkeringat.
"Gerindra juga berkeringat waktu melawan kita kan, artinya kalau tidak dijelaskan keringat itu apa waktu Gerindrabertarung juga berkeringat," katanya.
Adian Napitupulu menilai komposisi Kabinet Jokowi jilid 2 sebesar 90 persen.
"Ada beberapa kurang, terlalu cepat menyimpulkan sekarang, siapa siah yang kemudian belum bekerja sudah kita nilai, memang kita mampu menyenangkan orang dalaam waktu bersamaan?" kata Adian.
Menurutnya, Kabinet Indonesia Maju saat ini mungkin susunan terbaik untuk kondisi saat ini.
"Pasti ada saja yang menolak, pertama kabinet jauh dari kesempurnaan tapi untuk situasi saat ini itu terbaik," katanya.
Ketua DPP PKS Aboe Bakar Al-Habsyi yang sebelumnya memberi nilai Kabinet Indonesia Maju sebesar 5,5 mengatakan sejak awal dipilih sudah ada isyarat tak bagus dari masyarakat.
"Pasar stimulannya tidak terlalu bagus, itu isyarat umum, market ada suatu yang jadi penilaian," kata Aboe Bakar Al-Habsyi.(*)