Putrinya Tusuk Wiranto, Orangtua Fitri Andriana Syok sampai Tak Bisa Menangis

Orangtua pelaku penusukan Wiranto, Fitri Andriana diamankan Polres Brebes. Orangtua syok, namun tidak menangis.


zoom-inlihat foto
diserang-orang-tak-dikenal-di-banten-inilah-profil-wiranto-4.jpg
Kolase foto (IST & Tribunnewswiki.com)
Wiranto ditusuk orang tak dikenal di Pandeglang, Banten.


"Dia (Fitri Andriana) latihan memanah di sekitar rumah. Hanya anak panah, busur dan papan sasaran. Buku-buku juga. Tapi kalau peluru atau senjata api, tidak ada," ungkap Untung Andi Purwanto.

Hingga artikel ini diterbitkan, orangtua Fitri Andriana masih diamankan petugas kepolisian.

Keduanya dibawa ke Mapolres Brebes untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca: Polisi Masih dalami Kaitan Pelaku Penusukan Wiranto yang Diduga Terpapar Radikalisme dengan JAD

Diduga  kelompok Jamaah Ansarud Daulah (JAD)

Baca: Jamaah Ansharut Daulah (JAD)

Pimpinan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Zainal Anshori saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus peledakan bom di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016 dengan terdakwa Aman Abdurrahman. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).(KOMPAS.com/NURSITA SARI)
Pimpinan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Zainal Anshori saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus peledakan bom di Jalan MH Thamrin pada Januari 2016 dengan terdakwa Aman Abdurrahman. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).(KOMPAS.com/NURSITA SARI) (Kompas.com)

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo menyatakan pelaku laki-laki, Syahril Amansyah alias Abu Rara diduga terpapar radikalisme ISIS.

"Diduga pelaku terpapar radikalisme, nanti kita coba dalami apakah SA masih punya jaringan JAD Cirebon atau JAD lain di Sumatera," ucap Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mabes Polri Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Hal tersebut diperjelas oleh Kepala Badan Intelijen Negara ( BIN) Budi Gunawan.

Budi Gunawan mengatakan bahwa aparat sebenarnya sudah mendeteksi pergerakan kelompok Jamaah Ansarud Daulah ( JAD) di Bekasi termasuk pergerakan Abu Rara.

Namun JAD memiliki sistem sel yang masing-masing bergerak sendiri-sendiri.

Sistem yang demikian menjadi kendala aparat untuk memantau keseluruhan pergerakan mereka.

"Karena mereka pergerakannya sistem sel. Sel itu kan titik kecil-kecil, orang per orang," ujar Budi Gunawan.

Budi Gunawan kemudian meminta masyarakat berkontribusi untuk menjaga keamanan di wilayah tempat tinggal masing-masing.

"Kami mohon bantuan dari seluruh warga masyarakat untuk mengawasi bibit-bibit ini," lanjutnya.

Baca: Update Kondisi Wiranto Setelah Ditusuk Menggunakan Senjata Tajam oleh Orang Tidak Dikenal

Kondisi Wiranto

Seperti informasi yang dilansir Tribunnews.com, Wiranto menderita dua luka tusukan di perut bawah sebelah kiri.

"Alhamdulillah sejak beliau datang ke RSUD Berkah dalam kondisi sadar dan sudah kami tangani dengan tim medis, kondisinya stabil," ujar Firmansyah dalam telewicara dengan KompasTV.

Wiranto kini juga telah dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat dan dijadwalkan akan diantar menggunakan helikopter.

Kondisi Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto yang terluka di bagian dada sebelah kiri juga dilaporkan telah telah stabil.

Wiranto dirawat usai ditikam.
Wiranto dirawat usai ditikam. (Whatsapp)

Kronologi

Berikut kronologi sebelum dan pascakejadian penusukan Wiranto di Pandeglang, Banten:





Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved