Pihak keluarga Sunarto yang mendapat kabar itu pun membawa jenazah pulang dan mengurus pemakamannya.
3. Sunarto pulang setelah 7 jam pemakaman
Dikutip kembali dari Kompas.com, setelah tujuh jam pemakaman tersebut, Sunarto pun pulang ke rumahnya.
Ia pulang setelah mendapat kabar soal Wariim yang mengalami kecelakaan saat mengendarai motornya dan meninggal dunia.
Kepulangan Sunarto inilah yang membuat identitas jenazah sebenarnya yang sudah dimakamkan itu pun terkuak.
4. Makam Wariim tidak akan dibongkar
Setelah menyadari adanya kekeliruan ini, jenaah Wariim yang dimakamkan di Desa Gesika tidak akan dibongkar.
Hal ini dijelaskan kembali oleh Kapolsek Grabagan, AKP Ali Kantha.
Ia mengatakan bahwa setelah dilakukan mediasi antara keluarga Wariim dan Sunarto, disepakati bahwa makam korban tidak akan dipindah.
Baca: TERUNGKAP Buzzer untuk Istana, Seword Ungkap Nama di Tim : Denny Siregar, Abu Janda dan Eko Kuntadhi
Baca: Prediksi Menteri Kabinet Jokowi-Maruf, 3 Anak Mantan Presiden Minus Anak Megawati hingga 3 Srikandi
"Saya sendiri dari polsek, perwakilan dari Koramil, Pak Mudin setempat, Kepala Desa Gesikan dan Desa Jarum, Pak Narto (Sunarto), dan tentunya keluarga dari almarhum akhirnya bersepakat bila makam tidak dibongkar," ujar Ali, saat dihubungi dihubungi, Selasa (8/10/2019) malam.
Nantinya, pihak keluarga hanya akan membongkar nosan dan mengganti nama yang semulanya Sunarto menjadi Wariim.
(Tribunnewswiki.com/Tribun Jatim/Kompas.com/Natalia Bulan R P)