Tanggapan Pengamat Sosial soal Aksi Demo Mahasiswa Tolak RKUHP dan RUU KPK

Tanggapan pengamat sosial soal aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa untuk menolak revisi UU KPK dan RKUHP.


zoom-inlihat foto
demo0004.jpg
TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Berbagai tulisan lucu dibawa oleh mahasiswa ketika long march di depan Kemenpora untuk akhirnya berhenti di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Massa melakukan aksi penolakan RKUHP dan RUU KPK yang sedang mengundang kontroversi di masyarakat. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aksi demonstrasi mahasiswa kembali terjadi sejumlah daerah di Indonesia untuk menolak revisi UU KPK dan RKUHP, Senin (30/9/2019).

Menanggapi aksi tersebut, pengamat sosial Drajat Tri Kartono menegaskan bahwa aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dan pelajar ini merupakan aksi rakyat melawan negara.

"Ini kan yang jadi masalah sekarang adalah state lawan society. Kebetulan negara ini agak kompak antara eksekutif dan legeslatif," kara Drajat, dikutip dari Kompas.com, Selasa (1/10/2019).

Menurutnya, negara terlalu lamban dalam merespons tuntutan publik.

Baca: Tolak RKUHP dan RUU KPK, Beberapa Wilayah Ini Bakal Kembali Gelar Aksi Demonstrasi

Baca: Jelang Pelantikan Anggota DPR RI, Krisdayanti Unggah Foto bersama Mulan Jameela hingga Demo BEM SI

"Biasanya Pak Jokowi dan segala menterinya ini punya cara-cara halus dalam menyelesaikan masalah. Saya melihat negara agak lambat merespons," ujar Drajat.

Drajat menyayangkan karena tidak adanya langkah sistematis dari pemerintah yang membuat presiden sebagai penyelesai masalah.

"Sekarang (pemerintah) seakan terpecah-pecah, mungkin karena mau pergantian menteri ini," kata Drajat.

Menurutnya, mahasiswa membutuhkan perubahan negara dan kepastian dari presiden memihak siapa.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah perubahan negara dan kepastian presiden memihak siapa," paparnya.

Demo Mahasiswa Berakhir Ricuh

Dilansir dari Kompas.com, terdapat kericuhan saat demo yang dilakukan di empat daerah di Indonesia.

Seperti diketahui, aksi demonstrasi di berbagai daerah dilakukan oleh mahasiswa, pelajar dan berbagai elemen masyarakat berakhir ricuh.

Aksi demonstrasi yang terjadi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/9/2019) diwarnai kericuhan.

Ribuan Mahasiswa dari berbagai almamater di Bandung terlibat bentrokan dengan Polisi saat berusaha masuk Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (23/9/2019). Ribuan mahasiswa dari puluhan kampus di Jawa Barat tersebut berunjukrasa menolak Revisi UU KPK dan KUHP oleh DPR.
Ribuan Mahasiswa dari berbagai almamater di Bandung terlibat bentrokan dengan Polisi saat berusaha masuk Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (23/9/2019). Ribuan mahasiswa dari puluhan kampus di Jawa Barat tersebut berunjukrasa menolak Revisi UU KPK dan KUHP oleh DPR. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Diberitakan Kompas.com hingga pukul 20.25 WIB, pendemo masih bertahan di sekitar gedung DPR, di kawasan Palmerah, Pejompongan, hingga sekitar Polda Metro Jaya yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Akibat kerusuhan tersebut, hingga Senin (30/9/2019) pukul 21.30, lima ruas jalan terpaksa ditutup.

Baca: Aksi Mujahid 212, Laksamana Sony Santoso dan Abdul Basith IPB Diamankan Polda Metro Jaya

Di antaranya adalah Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi ditutup di bawah flyover Ladokgi, flyover Slipi dan tol dalam kota ditutup, Jalan Gerbang Pemuda baik dari arah Bendungan Hilir maupun dari arah Hotel Mulia juga ditutup.

Selanjutnya, Jalan Asia Afrika di kedua arahnya ditutup, Jalan Raya Pejompongan dari dekat pos pol Pejompongan hingga menuju arah Karet ditutup hingga di dekat pom bensin, Jalan Jenderal Sudirman dari arah simpan susun Semanggi ke arah Benhil ditutup.

Tak hanya itu saja, perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) dan perjalanan Transjakarta juga sempat terganggu.

Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019).
Pelajar melakukan Aksi Tolak RUKHP di Belakang Gedung DPR/MPR, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (25/9/2019). ((KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG))

Sebelumnya, diberitakan sejumlah mahasiswa seluruh Indonesia dijadwalkan akan melanjutkan aksi demo di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (30/9/2019).

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Mahasiswa Trisakti, Dinno Ardiansyah.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved