Dilansir Tribunnewswiki dari akun Facebook Nita Roshita juga mengunggah sebuah postingan yang memberikan dukungan untuk mahasiswa dan pelajar yang ditahan di Polda.
"Ananda Badudu bilang di dalam tahanan, masih banyak mahasiswa dan siswa ditahan dalam kondisi menyedihkan. Kami hanya ingin memberikan dukungan moril, membawakan baju ganti dan makanan.
Mengabarkan bahwa mereka tak sendiri.
Sisters mari kumpul... Hari ini kami, besok kamu dan kamu yang menjenguk.
Cc Hening Parlan Rina Kusuma Sulis Diah Mardha Tillah Mardiyah Chamim Sarie Wahyuni," tulis akun Facebook Nita Roshita.
Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa pada Selasa (24/9/2019) di depan Gedung DPR RI berujung ricuh.
Aksi demonstrasi mahasiswa tersebut karena menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).
Kericuhan tersebut membuat sejumlah mahasiswa diamankan di Polda setelah aksi demonstrasi.
Baca: BEM SI Tolak Bertemu Presiden Jokowi di Ruang Tertutup, Gerakan Mahasiswa Bisa Terpecah
Tak hanya mahasiswa, sejumlah pelajar SMK juga diamankan di Polda setelah aksi demonstrasi di Gedung DPR RI, Rabu (25/9/2019).
Namun, dilansir Kompas.com, sebagian mahasiswa yang semula ditangkap sudah dipulangkan, tetapi masih aada yang diamankan guna proses penyidikan.
"Mahasiswa-mahasiswa yang kemarin mayoritas sudah dipulangkan, sisanya mungkin 20-an orang," kata Feri kepada Kompas.com, Jumat (27/9/2019).
Selain itu, Feri menyebut bahwa banyak orangtua dari mahasiswa dan pelajar yang kini menanti proses penyidikan di Polda.
"Ini masih banyak ini ibu-ibu dari kampus UIN, ibu-ibu dari anak-anak SMK mau ketemu dengan keluarga dan mereka berharap sekali bisa pulang, bisa bertemu dengan keluarga hari ini," ujar Feri.
Hingga saat ini, Feri bersama sejumlah LSM lain terus mendampingi proses penyidikan di Polda.
(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria Cika)