Siap-Siap Aksi Mahasiswa Lanjutan, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di Depan Gedung DPR

Terkait aksi mahasiswa lanjutan Dikrektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR.


zoom-inlihat foto
polisi-pasang-kawat-berduri-dan-separator-di-sepanjang-pintu-utama-gedung-dpr-ri.jpg
KOMPAS.COM/WALDA MARISON
Polisi pasang kawat berduri dan separator di sepanjang pintu utama gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2010)(KOMPAS.COM/WALDA MARISON)


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Mulai kemarin aksi mahasiswa yang turun kejalan untuk menolak mendesak pembahasan ulang pasal-pasal yang dianggap bermasalah dalam RKUHP, mendesak revisi UU KPK yang baru disahkan DPR, dan menolak upaya pelemahan pemberantasan korupsi di Indonesia.

Kini banyak mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan universitas di Indonesia mengikuti aksi tersebut.

Jika #GejayanMemanggil kemarin hanya dilakukan di Yogyakarta, kini beberapa wilayah di Indonesia akan dilakuka aksi mahasiswa lanjutan.

Mahasiswa dari perguruan tinggi dan universitas akan menggelar aksinya di depan Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019) ini.

Terkait hal tersebut, Dikrektorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar Gedung DPR/MPP RI.

Dikutip dari Kompas.com, Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional.

“Kami sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR. Rekayasa tersebut disesuaikan dengan giat massa,” ujar Nasir, Selasa (24/9/2019).

Baca: Budiman Sudjatmiko Jamin RKUHP Batal Disahkan dan Minta Masyarakat Terus Awasi

Polisi pasang kawat berduri dan separator di sepanjang pintu utama gedung DPR RI
Polisi pasang kawat berduri dan separator di sepanjang pintu utama gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2010)(KOMPAS.COM/WALDA MARISON)

Rekayasa lalu lintas yang ditetapkan polisi diantaranya adalah :

1.Penutupan di flyover Ladongi, lalu lintas diarahkan ke Gerbang Pemuda

2. Gerbang Pemuda ke kiri ditutup, arus lalu lintas diputarbalikkan ke Gerbang Pemuda

3. Arah dari Jalan Asia Afrika menuju Gerbang Pemuda diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar

4. Lalu lintas belakang gedung DPR dialihkan ke kiri menuju Jalan Tentara Pelajar

Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR/MPR RI telah digelar sejak Senin (23/9/2019) kemarin.

Bahkan beberapa diantara mereka masih bertahan dan menyuarakan tuntutannya.

Baca: Diderai Isu Pelemahan, KPK Kembali Gelar OTT, 9 Pejabat Perum Perindo Diamankan

AKSI MAHASISWA DI DEPAN GEDUNG DPR/MPR 23/9/2019
Massa pengunjuk rasa yang terdiri dari mahasiswa berbagai universitas memaksa masuk ke dalam gedung DPR, Senin (23/9/2019). Mereka menggoyang-goyangkan pagar besi yang menjulang tinggi agar pintu utama DPR itu jebol.(KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA)

Aparat keamanan juga masih membentengi Gedung DPR kendati terdapat fasilitas yang mulai rusak, seperti pagar di dekat pintu masuk Jalan Gatot Subroto.

Massa pun sebelumnya melempar botol ke atas pintu DPR. Namun, komando demonstran sudah tidak tampak dan polisi masih terus mengimbau massa agar tenang.

Sebelumnya, mahasiswa kecewa dengan DPR usai beraudiensi dan bertemu Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi Atgas dan anggota Komisi III Masinton Pasaribu di ruang Baleg, Senin petang (23/9/2019).

Mereka kecewa lantaran Supratman dan Masinton tidak mengetahui soal kesepakatan mahasiswa dengan Sekjen DPR.

Alhasil, mahasiswa menyatakan mosi tidak percaya.

Baca: Isi Surat Edaran Para Rektor Sanata Dharma, UGM, dan UIN Terkait #GejayanMemanggil

Adapun poin-poin kesepakatan mahasiswa dengan Sekjen DPR kala itu yakni:





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved