Ia juga sempat memastikan bahwa surat elektroniknya kepada rekan jurnalis sudah diterima atau belum.
"Sudah baca email gue juga kan?" tanya dia lagi.
Baca: Saut Situmorang
Awak media sempat mengajukan pertanyaan kepada Saut, namun, ia enggan menjawab.
Setelah itu, Saut pun melangkah masuk ke dalam Gedung KPK.
Berdasarkan surat elektronik Saut, ia mengambil cuti, Jumat ini.
Jelajah Dongeng Antikorupsi yang digelar Sabtu (14/9/2019) serta Minggu (15/9/2019), merupakan tugas akhir yang akan ia jalani.
Berikut petikan surat Saut:
"Saya bersama ini menyampaikan beberapa hal sehubungan dengan pengunduran diri saya sebagai pimpinan KPK, terhitung mulai Senin 16 September 2019 (Masih ada dua kegiatan lagi di Yogya, Sabtu-Minggu 14/15 Sept 2019 - Jelajah Dongeng anti korupsi)," tulis Saut dalam surat elektronik yang ia kirim ke jajaran KPK itu.
Dalam surat elektronik itu, Saut meminta maaf dan berterima kasih kepada koleganya, yaitu Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata dan Laode M Syarif.
Ia juga meminta maaf dan berterima kasih kepada seluruh jajaran KPK.
"Setelah hampir empat tahun kurang beberapa bulan kita bersama-sama, saya tahu beberapa di antara teman-teman pasti pernah sebel bingit sama saya karena style saya. Saya mohon maaf karena dalam banyak hal memang kita harus bisa membedakan antara cemen dengan penegakan 9 nilai KPK yang kita miliki (Jujur, Peduli, Mandiri, Disiplin, Tanggung jawab, Kerja Keras, Sederhana, Berani dan Adil) yang kita tanamkan dan ajarkan selama ini," demikian tertulis pada surat elektronik Saut itu.
Baca: Pimpinan KPK Serahkan Mandat, Pengamat: Ini Tamparan Keras bagi Presiden
Ia berharap, seluruh jajaran KPK bisa memegang nilai-nilai itu dengan baik.
Saut juga berpesan kepada sejumlah pegawai KPK, yaitu, Saut menitipkan ID card, dokumen asuransinya hingga menghapus alamat surat elektroniknya.
Ia juga berterima kasih kepada pihak protokoler KPK yang telah menata jadwal kegiatannya selaku pimpinan KPK selama ini.
Ia turut meminta seluruh koordinator wilayah KPK untuk terus bersemangat bekerja menjaga Indonesia dari kejahatan korupsi.
(TribunnewsWIKI/Kompas.com/Markus Yuwono/Dylan Aprialdo Rachman/Widi Hermawan)