Kisah BJ Habibie yang Pernah Tersinggung atas Sepucuk Surat dari PM Australia John Howard

Kilas balik tahun 1999 Presiden BJ Habibie pernah mendapat surat dari PM Australia John Howard yang membuatnya tersinggung


Kisah BJ Habibie yang Pernah Tersinggung atas Sepucuk Surat dari PM Australia John Howard
abc.net.au (AP Istimewa)
Presiden BJ Habibie dan PM John Howard bertemu Nusa Dua, Bali, pada 27 April 27 1999, untuk membahas situasi di Timor Timur. 


Kilas balik tahun 1999 Presiden BJ Habibie pernah mendapat surat dari PM Australia John Howard yang membuatnya tersinggung

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pada tanggal 27 Januari 1999 dalam sidang kabinet Pemerintahan Republik Indonesia, Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie (selanjutnya disebut BJ Habibie) mengacungkan sepucuk surat di depan para menterinya.

Surat yang Habibie tunjukkan ke depan menterinya itu membuat ia tersinggung.

Surat tersebut datang dari Perdana Menteri Australia, John Howard.

"Saya marah membaca surat dia," ujar Habibie dalam wawancara dengan ABC News pada November 2008.

Kilas balik yang dilansir oleh ABC pada Desember 1998, PM Howard mengirimkan surat BJ Habibie mengenai Timor Timur (Timtim).

Howard menyarankan agar Indonesia mengikuti cara Perancis dalam menangani bekas koloninya di Kaledonia Baru.

"Dalam suratnya itu, dia menyarankan agar saya menyelesaikan Timtim seperti Perancis menyelesaikan koloninya di Pasifik. Dia sarankan seperti itu," kata Habibie, yang diwawancarai ABC untuk program The Howard Years.

"Artinya, kita harus mempersiapkan waktu untuk 10 tahun atau apalah dan setelah itu memberi mereka kemerdekaan," terangnya.

"Jadi begitu saya baca itu surat, saya tersinggung," aku Habibie.

Pada awalnya, BJ Habibie ingin menyelesaikan persoalan Timtim yang telah lama menjadi ganjalan bagi Indonesia di mata dunia internasional.





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved