TRIBUNNEWSWIKI.COM - Satu lagi partai baru, bernama Gelombang Rakyat disingkat Gelora, akan segera dideklarasikan, Oktober 2019 ini.
Politisi senior seperti Fahri Hamzah dan Anis Matta dikabarkan bergabung.
Malah, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang berada di balik rencana deklarasi partai yang akan dilaksanakan Oktober 2019.
Pada Oktober 2019 nanti, Fahri Hamzah tidak lagi menjadi anggota DPR RI.
Fahri yang saat ini masih menjabat politisi PKS menegaskan Gelora sedang dipersiapkan untuk menjadi partai politik.
"Ya kan belom. Tapi persiapan kita lakukan. Doakan saja Mudah-mudahan, supaya lancar gitu ya," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (10/9/2019).
Baca: Hasil Lengkap Perolehan Kursi DPR RI 2019-2024, PDI P Tertinggi, 7 Partai Tak Penuhi Ambang Batas
Baca: Anggota DPRD Ini Dilapor Dugaan Pencabulan oleh Ibu Muda Rekan Partainya: Mengaku Diperas 500 Juta
Menurut Fahri, pembentukan Partai Gelora merupakan aspirasi dari para anggota Ormas Garbi yang ia inisiasi bersama mantan Presiden PKS Anis Matta.
Banyak anggota Ormas yang ingin membentuk Partai Politik sebagai saluran perjuangan.
"Itu sekali lagi aspirasi dari temen-temen setelah membuat Ormas, sebagian ingin membentuk parpol. Muncullah ide-ide, mudah-mudahan bulan Oktober akan kita konkret kan di lapangan," katanya.
Fahri mengatakan struktur partai Gelora sudah mulai dibentuk di daerah.
Ia sendiri belum terlalu banyak berkecimpung dalam pembentukan struktur partai karena masih sibuk di penghujung jabatannya sebagai wakil ketua DPR.
"Nanti setelah saya betul-betul pensiun, baru saya intensif melihat bagaimana jadwal yang bisa kita terapkan," ujarnya.
Fahri mengakui Partai tersebut masih dalam proses pembentukan dan akan dideklarasikan pada bulan Oktober mendatang.
"Mudah-mudahan bulan Oktober akan kita konkret kan di lapangan," katanya.
Fahri menargetkan partai barunya nanti ikut dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah 2020.
Karena menurutnya, banyak anggota partainya nanti yang memiliki potensi untuk menjadi kepala daerah.
"Iya itu diantaranya karena banyak diantara teman-teman itu kepala daerah petahana, atau orang yang punya peluang jadi kepala daerah. Sehingga mereka ingin set up dulu organisasinya. Untuk maju bersama-sama dengan partai lain," katanya.
Pembentukan partai Gelora sendiri menurut Fahri merupakan permintaan dari para anggota Ormas Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) yang ia inisiasi bersama mantan Presiden PKS Anies Matta.
Selain itu, sejumlah mantan anggota PKS juga akan bergabung dengan partai Gelora.
Di antaranya Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan politisi senior PKS DKI Jakarta Tri Wisaksana.
Hadi Mulyadi dan Tri Wisaksana saat ini masih menjabat Majelis Syuro PKS.
Mantan Ketua Komisi III DPR dari PKS Mahfud Siddiq kabarnya juga bergabung dengan Gelora.
Baca: Bebby Fey Yakin Youtuber Ternama Pernah Menidurinya: Tantang Live Sumpah Pocong
Baca: Anggota Polisi di Solo Gugat BRI Rp 1 Miliar: 4 Bulan Rekeningnya Diblokir Tanpa Alasan Jelas