TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.03 WIB.
Meninggalnya BJ Habibie menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, hingga seluruh masyarakat Indonesia.
Tak hanya itu para pejabat dan tokoh masyarakat yang mengenal sosok BJ Habibie juga menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya mantan presiden RI tersebut.
Berikut ucapan duka cita dari para tokoh:
1. Joko Widodo
Lewat unggahan Instagram resminya, presiden Jokowi mengunggah fotonya bersama BJ Habibie saat di istana presiden.
Dalam foto tersebut, BJ Habibie tampak tersenyum lebar saat melangkah keluar.
Baca: BJ Habibie: Pesan untuk Gubernur DKI Jakarta: Sinergikan Budaya, Agama, dan Pengetahuan
Sementara Jokowi mengikuti dari belakang.
Dalam caption postingan tersebut, akun Instagram Jokowi menuliskan ucapan bela sungkawa atas kepergian BJ Habibie.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Selamat jalan Bapak BJ Habibie," tulis Jokowi singkat.
2. Fadli Zon
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon juga menuliskan ungkapan bela sungkawa atas kepergian BJ Habibie.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un.
Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Presiden Republik Indonesia ke 3 Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie. Semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Aamiin YRA," tulis Fadli Zon.
Fadli Zon juga mengunggah foto kebersamaannya dengan mendiang BJ Habibie.
Baca: Pesan BJ Habibie Sebelum Meninggal Dunia untuk Cucunya yang Ingin jadi Pesepak Bola
Ketua MPR Zulkifli Hasan juga mengucapkan bela sungkawa melalui akun Instagramnya, @zul.hasan.
Zulkifli mengunggah foto kebersamaannya dengan BJ Habibie saat menikmati makan malam.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un
Sosok Teladan itu pergi meninggalkan kita. Allah SWT lebih sayang padanya. Beliau BJ Habibie dipanggil Allah di hari hari terbaik di Bulan Muharram. Bulan yang penuh kemuliaan ketika doa doa dikabulkan
Pak Habibie adalah teladan generasi. Cita cita "Ingin jadi Habibie" adalah bukti mimpi generasi muda tentang Indonesia yg unggul, Indonesia yg tinggal landas dengan kemajuan teknologinya. Indonesia yg seimbang antara Iptek dan Imtaq. “Otak Jerman, Hati Mekkah” kata beliau suatu waktu