Informasi #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Presiden Amerika Serikat ke-25, William McKinley ditembak ketika menghadiri Pameran Pan-Amerika di Buffalo, New York pada 6 September 1901.
Presiden William McKinley ditembak dari jarak dekat oleh seorang pria bernama Leon Czolgosz yang berusia 28 tahun saat itu.
Leon Czolgosz menembakkan dua tembakan dari jarak dekat kepada Presiden William McKinley.
Beberapa menit kemudian Presiden William McKinley dilarikan ke rumah sakit Pan-American Exposition.
Dokter berhasil menghentikan pendarahan di lambung, namun tidak dapat menemukan peluru yang diperkirakan bersarang di bagian belakang tubuh Presiden William McKinley.
Meski begitu, kondisi William McKinley sempat membaik dan dokter memberikan pengumuman itu kepada masyarakat.
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 6 September 1968: Swaziland Memperoleh Kemerdekaan dari Inggris
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 5 September 1997: Meninggalnya Bunda Teresa
Sayangnya, pada 13 September 1901 kondisi William McKinley mulai memburuk disebabkan Gangren yang terbentuk di dinding perut sang presiden dan menyebabkan dirinya keracunan darah.
Presiden William McKinley meninggal delapan hari kemudian tepatnya pada 14 September 1901 setelah sempat membaik setelah menjalani operasi pengangkatan peluru. (1)
Presiden William McKinley menjadi presiden ketiga yang meninggal karena dibunuh.
Kasus pertama menimpa Presiden Abraham Lincoln yang dibunuh pada 1865 dan kasus kedua menimpa Presiden James Garfield yang ditembak oleh petugas federal pada 1881. (2)
Wakil Presiden Theodore Roosevelt kemudian menggantikan McKinley menjadi presiden.
Motif Penembakan #
Pelaku pnembakan Presiden AS ke-25 William McKinley merupakan pria berdarah Amerika-Polandia bernama Leon Czolgosz yang pernah menjadi pekerja baja.
Leon Czolgosz memang sudah merencanakan aksinya tersebut.
Leon Czolgosz sudah tiba di Buffalo, New York beberapa hari sebelumnya dan membeli revolver Iver Johnson berkaliber .32.
Leon Czolgosz ikut dalam barisan antrian yang ingin bersalaman dengan Presiden William McKinley.
Ketika Leon Czolgosz sudah berada di depan William McKinley, dirinya mengacungkan pistol yang terbungkus saputangan putih dari dalam saku jas-nya.
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 2 September 1945 Kemerdekaan Vietnam
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 26 Agustus 1968 Rilisnya Lagu ‘Hey Jude’ Milik The Beatles
Pria itu lalu menembakan dua kali kea rah William McKinley dan sebelum dirinya sempat melancarkan tembakan yang ketiga, dirinya mendapatkan pukulan keras dari seorang pria Afrika-Amerika bernama James “Big Jim” Parker.
Ketika diinterogasi, Leon Czolgosz mengatakan,” "Saya tidak percaya pada bentuk pemerintahan Republik, dan saya tidak percaya kita harus memiliki penguasa."
Leon Czolgosz juga mengatakn bahwa dirinya sudah menguntit William McKinley selama dua hari dan hamper melancarkan aksi pertamanya ketika McKinley tiba stasiun kereta api dan ketikka Mc Kinley berpidato di pasar malam pada 5 September 1901.
Pengakuan lain yang diberikan Leon Czolgosz adalah jika dirinya melakukan aksi tersebut sendiri.(1)
(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)
| Peristiwa | Penembakan Presiden William McKinley |
|---|
| Waktu | 6 September 1901 |
|---|
Sumber :
1. www.history.com
2. www.liputan6.com