Informasi #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Bunda Teresa meninggal pada 5 September 1997 pada usia 87 tahun.
Sebelum meninggal, Bunda Teresa telah beberapa kali dirawat dikarenakan penyakit yang dialaminya beberapa tahun belakangan.
Pada tahun 1983, Bunda Teresa mengalami serangan jantung ketika mengunjungi Paus Yohanes Paulus II di Roma dan kembali mengalami serangan jantung enam tahun kemudian.
Pada 1991, Bunda Teresa terserang peneumonia ketika berada di Meksiko.
Pada April 1996, Bunda Teresa mengalami patah tulang selangka karena terjatuh dan empat bulan selanjutnya Bunda Teresa terjangkit malaria dan gagal jantung.
Jenazah Bunda Teresa disemayamkan di St Thomas, Kolakat selama seminggu sebelum akhirnya dimakamkan. (1)
Kehidupan Awal #
Bunda Teresa merupakan pendiri Order of the Missionaries of Charity, sebuah perkumpulan biarawati yang mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang miskin.
Bunda Teresa juga dikenal sebagai Santa Teresa dari Kolkata.
Bunda Teresa lahir di Skopje, Albania pada 26 Agustus 1910 dari pasangan Nikola dan Drane Bojaxhiu.
Bunda Teresa juga memiliki dua saudara perempuan dan satu saudara laki-laki.
Nama baptis Bunda Teresa adalah Agnes Gonxha.
Ayah dari Bunda Teresa meninggal ketika Bunda Teresa berusia 8 tahun dan menjadikan sang ibu sebagai tulang punggung keluarga.
Bunda Teresa menempuh pendidikan dasarnya di sekolah yang dikelola oleh biarawati kemudian melanjutkan sekolah menengahnya di sekolah yang dikelola oleh pemerintah. (2)
Menjadi Biarawati #
Pada 1928, Bunda Teresa memutuskan untuk menajdi seorang biarawati dan berangkat ke Irlandia untuk bergabung dengan Sisters of Loreto in Dublin.
Disanalah, Bunda Teresa mengganti namanya dari Agnes Gonxha menjadi Sister Mary Teresa.
Setahun kemudian, Bunda Teresa pergi ke Darjeeling, India dan kemudian dia dikirim ke Kolkata yang dulunya bernama Calcutta atau Kalkuta.
Di Kolkata, dia ditugaskan untuk mengajar di Saint Mary's High School untuk anak perempuan, sebuah sekolah yang dikelola oleh para Suster Loreto dan yang mendedikasikan diri mereka untuk mengajar para gadis dari keluarga-keluarga Bengali termiskin di kota itu.
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Agustus 1997 Lady Diana Meninggal
Baca: Hari Ini dalam Sejarah 5 Agustus: Marilyn Monroe Ditemukan Meninggal Dunia
Suster Teresa belajar berbicara bahasa Bengali dan Hindi dengan lancar ketika dirinya mengajar geografi dan sejarah untuk sepenuhnya mendedikasikan dirinya untuk mengurangi kemiskinan anak-anak perempuan melalui pendidikan.
Seperti kebiasaan biarawati Loreto, Bunda Teresa mengambil gelar "Mother" setelah membuat sumpah terakhirnya dan dengan demikian dikenal sebagai Bunda Teresa. B
Bunda Teresa terus mengajar di Saint Mary's, dan pada 1944 dirinya menjadi kepala sekolah. (3)
Bunda Teresa juga aktif menjalankan misi kemanusiaan di seluruh dunia.
Pada Peristiwa Pengepungan Beirut pada 1982, Bunda Teresa menyelamatkan 37 anak yang terjebak di rumah sakit dengan cara mengusahakan gencatan senjata antara Israel dan Palestina.
Bunda Teresa juga datang ke Armenia untuk ikut membantu korban gempa 1988.
Bunda Teresa juga membantu kelaparan Etiopia, korban radiasi Chernobyl Ukraina, dan kembali ke kampung halamannya di Albania.
Hingga 1996, Bunda Teresa mengoperasikan 517 misi di 100 negara. Dimulai dari 12, Missionaries of Charity telah berkembang hingga ribuan. (1)
Penghargaan
- Awards given to Mother Teresa
- The first Pope John XXIII Peace Prize (1971)
- Kennedy Prize (1971)
- The Nehru Prize –“for the promotion of international peace and understanding”(1972)
- Albert Schweitzer International Prize (1975)
- The Nobel Peace Prize (1979)
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah-4 September 1998: Google Didirikan, Berawal dari Salah Tulis dalam Cek
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 1 September 1939 Serangan Jerman ke Polandia Mengawali Perang Dunia II
- States Presidential Medal of Freedom (1985)
- Congressional Gold Medal (1994)
- U Thant Peace Award 1994
- Honorary citizenship of the United States (16November, 1996) (4)
(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)
| Peristiwa | Meninggalnya Bunda Teresa |
|---|
| Waktu | 5 September 1997 |
|---|
Sumber :
1. internasional.kompas.com
2. biokristi.sabda.org
3. www.biography.com
4. www.biographyonline.net