Hari Ini dalam Sejarah 6 September 1968: Swaziland Memperoleh Kemerdekaan dari Inggris

Pada 6 September 1968 Swaziland memperoleh kemerdekaan dari Inggris


haerahr

Hari Ini dalam Sejarah 6 September 1968: Swaziland Memperoleh Kemerdekaan dari Inggris
instagram.com/@nelisiwe_faith_sibiya
Swaziland Merdeka dari Inggris pada 6 September 1963 

Pada 6 September 1968 Swaziland memperoleh kemerdekaan dari Inggris




  • Informasi


TRIBUNNEWSWIKI.COMSwaziland atau yang sekarang berganti nama menjadi eSwatini mmerdeka dari Inggris pada 6 September 1968.

Swaziland merupakan negara yang berada di Afrika Selatan.

Swaziland berada di bawah pemerintahan Britania Raya sejak 1903 hingga 6 September 1968.

Setelah mendapatkan kemerdekaannya, Swaziland kemudian mengadopsi sitem pemerintahan monarki absolut.

Bangsa Swaziland berasal dari Mozambik, nenek moyang mereka yang disebut suku Nguni diperkirakan merupakan suku Bantu yang bermigrasi dari Mozambik.

Pada 1800-an, banyak pedagang, misionaris yang datang ke daerah Swaziland dan bermukim disana.

Lalu, pada 1877 Inggris merebut secara paksa kerajaan.

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 5 September 1997: Meninggalnya Bunda Teresa

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah 5 September 1945: Kesultanan Yogyakarta Bergabung NKRI

Meskipun Konvensi Swaziland 1881 telah memastikan kemerdekaan daerah-daerah yang dikuasai Inggris, hal itu tetap tidak merubah keadaan.

Inggris kemudian menempatkannya di bawah administrasi Republik Afrika Selatan yang merdeka, yang direbut secara paksa oleh Inggris. (1) 

Swaziland menjadi protektorat Inggris, dan hingga akhirnya diberikan kemerdekaan pada 1968.

Swaziland menjadi satu-satunya negara monarki absolut di Afrika yang melarang semua partai politik.

Namun, perlawanan yang semakin meningkat oleh kaum demokrat, komunis, dan lainnya telah mendorong hak-hak dan demokrasi yang lebih besar, termasuk permintaan dari beberapa aktivis, untuk penghapusan monarki itu sendiri. (2) 

Saat ini, Swaziland dipimpin oleh Raja Mswati III yang naik tahta pada 25 April 1986 dan menggantikan Raja Sobhuza II. (3) 

  • Berganti Nama menjadi eSwatini


Pada peringatan Kemerdekaan Swaziland yang ke-50 tahun, Raja Mswati III memberikan pengumuman tentang perubahan nama negaranya menjadi Kerajaan eSwatini yang berarti ‘tanah orang Swazi’.

Sebelumnya, Raja Mswati III sudah sering menyebut Swaziland dengan eSwatini selama bertahun-tahun dalam beberapa acara penting.

Raja Mswati III
Raja Swaziland Mswati III saat berpidato di Sidang Umum PBB pada September 2012 (internasional.kompas.com)

Salah satunya adalah di Sidang umum PBB pada 2017 dan sidang parlemen negera pada 2014.

Menurutnya, banyak orang yang salah mengiri negara Swiziland yang dianggap sebagai negera Swiss di Eropa.

Pengumuman tersebut tak ayal mendapatkan banyak kritik dari beberapa pihak.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 3 September 1971 – Qatar Memperoleh Kemerdekaan dari Inggris

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah: 31 Agustus 1997 Lady Diana Meninggal

Mereka menyatakn bahwa seharusnya Raja Mswati III lebih focus pada penuntasan masalah perekonomian bukannya nama negara. (4) 

Sebagian besar mata pencaharian warga dan sumber pendapatan Swaziland selama ini bertumpu pada sektor pertanian, terutama komoditas gula.

Swaziland juga menjadi salah satu negara termiskin di Afrika yang memiliki tingkat HIV/AIDS tertinggi di dunia. (5)

(TRIBUNNEWSWIKI/Ami Heppy)



Peristiwa Swaziland Merdeka dari Inggris
Waktu 6 September 1968
   


Sumber :


1. www.sahistory.org.za
2. www.peoplesworld.org
3. ex.kemlu.go.id
4. internasional.republika.co.id
5. www.cnnindonesia.com


Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved