Istri Sendiri Dijual, Pria asal Kediri Ditangkap
Sebelumnya, seorang pria asal Kediri ditangkap polisi karena menjual istrinya.
Dian Tri Susilo (20) ditangkap di sebuah hotel di di kawasan Jalan Diponegoro, Surabaya, Senin (12/8/2019).
Dikutip dari Surya.co.id, Dian mengaku tergiur uang jutaan Rupiah dari menyediakan layanan hubungan seksual bertiga (threesome) yang melibatkan istrinya.
Dian mengakui bahwa untuk layanan tersebut, ia mematok tarif Rp 2 juta.
"Dia berangkat semangat di Surabaya Rp 2 juta rupiah untuk sekali main threesome," kata Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Rabu (14/8/2019).
Saat mendapatkan orderan, Dian mengajak istrinya ke Surabaya untuk melayani hubungan seksual bertiga.
Selanjutnya, Ruth mengatakan bahwa saat penggrebekan, para pelaku dan istri Dian sedang bersiap untuk melakukan hubungan seksual bertiga.
"Saat itu (penggrebekan) mereka sedang siap-siap melakukan hubungan seksual," kata Ruth.
Ia juga menambahkan bahwa istri dari Dian ternyata berusia 16 tahun dan tengah hamil empat bulan.
"Yang di TKP Surabaya belum dilakukan, puji syukur karna miris korban masih berumur 16 tahun," kata Ruth.
Selain itu, Ruth menambahkan bahwa layanan tersebut telah dilakukan tersangka selama dua kali di Kediri.
"Istrinya masih 16 tahun dan itu dilakukan sebelumnya dua kali di Kediri, rumah asal si pria mereka tinggal bersama disana. Ke Surabaya untuk panggilan order," kata Ruth.
Bukan hanya Dian yang menjual istrinya, sebelumnya juga pernah terjadi kasus serupa.
Praktik porstitusi dengan menawarkan pasangan sahnya pernah dibongkar Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.
Praktik tersebut digerebek polisi di sebuah villa di Desa Pecalukan Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, 1 Juli 2019 lalu.
NH yang berusia 23 menjual PR (20) istrinya untuk layanan threesome melalui media sosial Twitter.
Dikutip dari Kompas.com, NH mengatakan bahwa dirinya mengunggah foto-foto syur istrinya di akun Twitter miliknya.
"Iya fotonya isteri," kata HN lirih seraya menundukan kepala dihadapan awak media.
Bagi pelanggan yang berminat akan langsung berkomunikasi melalui jalur pribadi untuk membicarakan kesepakanan harga dan lokasi pertemuan.
Akun Twitter yang digunakan NH juga diikuti oleh dua ribu akun, padahal akun Twitter dari NH baru dibuat tiga bulan.
"Akunnya baru dibuka 3 bulan, tapi followersnya sudah 2 ribu," ungkap Kasubdit III Jatanras Direskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela.
Selama membuka akun Twitter tersebut, NH telah menerima pesanan dari pria hidung belang sebanyak empat kali di tempat yang berbeda.