Soal Ibu Kota Baru RI di Kalimantan Timur, Prabowo Setuju, Sandiaga Uno Pertanyakan Urgensi

Terkait pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur, Prabowo Subianto menyatakan setuju, Sandiaga Uno mempertanyakan urgensinya


zoom-inlihat foto
prabowo-subianto-saat-menggelar-konferensi-pers-di-kediaman-pribadinya.jpg
(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)
Prabowo Subianto saat menggelar konferensi pers bersama Sandiaga Uno di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Terkait pemindahan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur, Prabowo Subianto menyatakan setuju, Sandiaga Uno mempertanyakan urgensinya.

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menyatakan setuju terhadap pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke sebagian kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kutai Kartanegara, di Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal itu disampaikan lewat  Juru Bicara Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menurut Dahnil, pihak Gerindra telah menyampaikan usulan tersebut beberapa waktu lalu.

"Pak Prabowo menyampaikan kepada seluruh anggota Fraksi Gerindra bahwa usulan pemindahan Ibu Kota sudah menjadi usulan Rencana jangka Panjang yang menjadi usulan Gerindra sejak 2014 lalu," ujar Juru Bicara Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak ketika dihubungi, Selasa (27/8/2019), dikutip dari Tribunnews.com.

Meski demikian, Prabowo memberikan sejumlah catatan penting mengenai wacana pemindahan Ibu Kota Negara tersebut.

Catatan pertama, Pemindahan Ibu Kota harus didasari dengan kajian yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Tidak grasa-grusu, dan menjadi program jangka panjang yang dipersiapkan dengan matang," jelas Dahnil.

Jokowi dan Prabowo sempat bergandengan tangan saat deklarasi kampanye damai yang digelar KPU di Lapangan Monas, 23 September 2018.
Jokowi dan Prabowo sempat bergandengan tangan saat deklarasi kampanye damai yang digelar KPU di Lapangan Monas, 23 September 2018. (KOMPAS.com/MAULANA MAHARDHIKA)

Catatan Kedua, Pemindahan ibu kota harus didasari dengan pandangan ekonomi Oppourtunity cost (Biaya Kesempatan) selain tentu financial cost (Biaya Keuangan), yang pondasi dasarnya tentu adl prioritas.

"Jangan sampai rencana tersebut mengabaikan masalah paling dasar lain," ulasnya.

Catatan ketiga, masalah paling dasar lain kapasitas negara menyelesaikan kemiskinan, pengangguran, dan kedaulatan ekonomi sprt kedaulatan pangan, kedaulatan energi dan pertahanan dan keamanan.

"Karena semua masalah yang tadi disebutkan adalah masalah Primer kita sebagai bangsa dan negara," tegasnya.

Catatan Keempat, pemindahan Ibu kota, selain memperhatikan prioritas, kesenjangan ekonomi, juga hrs memperhatikan dampak sosial, budaya dan politik bagi persatuan dan kesatuan NKRI.

Karena pemindahan Ibu kota tidak sekedar masalah Ekonomi, namun ada masalah antropologis (budaya) dan masalah geopolitik, pertahanan, keamanan, juga masalah lingkungan hidup dan lainnya.

Jadi tidak boleh pandangan pemindahan ibu kota sekedar dilihat dari sisi ekonomi an sich.

"Pada prinsipnya, beliau dan Gerindra mendukung segala upaya baik yang pro masa depan, bukan upaya yang abai masa depan. Sukses selalu untuk Pak Jokowi dan jajarannya," jelasnya.

Pendapat Sandiaga Uno

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memberikan tanggapannya soal rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan.

Dikutip dari TribunWow.com, hal itu disampaikan Sandiaga Uno melalui akun Instagram pribadinya, @sandiuno, Senin (26/8/2019).

Dalam video yang diunggahnya, Sandiaga Uno tampak menyoroti soal rencana pemindahan ibu kota yang dinilai banyak menyita perhatian publik.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved