Dinilai Membuat Video Klip Tak Patut di YouTube, Personel Duo Semangka Minta Maaf

Setelah menghebohkan masyarakat dengan video klip tak patut di YouTube berjudul "Mantul Mantul", Duo Semangka Akhirnya minta maaf.


zoom-inlihat foto
duosemangka03.jpg
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Setelah menghebohkan masyarakat dengan video klip tak patut di YouTube berjudul "Mantul Mantul", Duo Semangka Akhirnya minta maaf.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah menghebohkan masyarakat dengan video klip tak patut di YouTube berjudul "Mantul Mantul", salah satu personel Duo Semangka, Variola May, akhirnya minta maaf.

Variola May memohon maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya kepada orangtua dari anak-anak yang merasa resah dengan video klip dari grupnya tersebut.

"Saya pribadi minta maaf yang sebesar-besarnya. Sebagai personel, saya tidak merasakan keberatan (mendapatkan protes)," mohon Variola di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat, dikutip TribunnewsWiki dari Kompas.com, Kamis (22/8/2019).

"Ini akan jadi pembelajaran ke depannya untuk kami agar berhati-hati dan menghibur dengan cara yang lebih positif," imbuhnya.

Baca: DUO Semangka Unggah Video Mantul Mantul di Youtube, KPAI Minta Klarifikasi Personel Duo Semangka

Baca: Beri Teguran, KPAI Sebut Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Djarum Foundation Bentuk Eksploitasi Anak

Baca: Kisah Pengantin di Palembang, Menikah di Samping Jenazah Ibunda

Personel lain dari Duo Semangka, Clara Gopa juga turut meminta maaf dan mengambil hikmah atas kejadian ini.

Clara menyampaikan, kedepannya Duo Semangka akan lebih berhati-hati dan akan lebih sopan dalam berpenampilan serta dalam pembuatan video klip.

"Saat itu, pikiran kami (merekam video tidak patut) karena belum disorot media. Tapi, Duo Semangka sudah dikenal. Image seksi tetap ada, tapi soal kevulgaran kami akan mulai tertutup," kata Clara.

Pendangdut Duo Semangka yang berisi Clara Gopa dan Vanya Kiara, yang akan merilis single berjudul Kurang Syantik ciptaan Sony Bule, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 73 kunjungi warga sekitaran Pasar Induk Beras Cipinang, Pisangan Timur, Jakarta, bergabung ikut meramaikan lomba cabut coin di buah semangka, Minggu (19/8/2018). Duo Semangka tak henti hentinya bernyanyi dan berjoget Goyang Semangaka memberi semangat para perser lomba. Semangka apa Semangat dan Merdeka Kakak.
Pendangdut Duo Semangka yang berisi Clara Gopa dan Vanya Kiara, yang akan merilis single berjudul Kurang Syantik ciptaan Sony Bule, dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 73 kunjungi warga sekitaran Pasar Induk Beras Cipinang, Pisangan Timur, Jakarta, bergabung ikut meramaikan lomba cabut coin di buah semangka, Minggu (19/8/2018). Duo Semangka tak henti hentinya bernyanyi dan berjoget Goyang Semangaka memberi semangat para perser lomba. Semangka apa Semangat dan Merdeka Kakak. (TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)

Sebelumnya, video klip dari Duo Semangka dinilai tidak pantas oleh masyarakat.

Menyikapi hal tersebut KPAI kemudian menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas video tersebut.

"Ada keluhan dari masyarakat bahwa ada beberapa konten dari Duo Semangka yang tidak sesuai asas kesusilaan," kata Komisioner KPAI Bidang Pornografi dan Cyber Crime Margaret Aliyatul Maimunah dilansir Kompas.com.

Baca: Jokowi Bantah Menteri ATR, Sebut Lokasi Ibu Kota Baru Bukan di Kaltim: Masih Tunggu Kajian

Baca: Ibu Kota Baru Indonesia di Kalimantan Timur, Mendagri : Bukan Langsung Nama Provinsi Baru

Baca: Dirundung Isu Perkosaan, Cristiano Ronaldo Sebut 2018 Tahun Terburuk dalam Hidupnya

KPAI kemudian memanggil Duo Semangka dan mengadakan pertemuan serta membuat kesepakatan.

Kesepakatan antara KPAI dengan Duo Semangka antara lain adlah KPAI meminta agar aktivitas seni Duo Semangka lebih diperhatikan lagi sesuai dengan asas kepatutan.

KPAI juga akan terus memantau aktivitas dari Duo Semangka ini jika melanggar kesepakatan yang sudah dijalani.

Personel Duo Semangka, Clara Gopa dan Vanya Kiara.
Personel Duo Semangka, Clara Gopa dan Vanya Kiara. (TRIBUNNEWS.COM/IST)

KPAI juga menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan media sosial dengan tepat dan tidak menyebar konten negatif.

"Hindari untuk menyebar konten-konten negatif dan tak bermanfaat," ujar Susanto seperti dilansir Kompas.com

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Abdurrahman Al Farid)

Jangan lupa subscribe channel Youtube TribunnewsWiki :





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved