TRIBUNNEWSWIKI.COM – Megabintang sepak bola asal Portugal yang kini bermain bersama Juventus, Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa 2018 merupakan tahun terburuk dalam hidupnya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ronaldo untuk menanggapi kasus dugaan pemerkosaan yang sempat dituduhkan kepadanya.
Dikutip dari Kompas.com, Kamis (22/8/2019), penyerang Juventus itu dituduh memerkosa seorang wanita di Las Vegas yang disebut terjadi sekitar 10 tahun silam.
Meski begitu, Ronaldo akhirnya bebas dari dakwaan tersebut karena tidak ada bukti yang kuat.
“2018 mungkin adalah tahun terburuk saya, secara pribadi,” kata Ronaldo kepada TVI TV Portugal seperti dikutip Kompas.
Baca: Ditanya Rencana Pensiun, Jawaban Mengejutkan Cristiano Ronaldo : Bisa Saja Tahun Depan
Baca: Tidak Memiliki Dana yang Cukup, Barcelona Ingin Meminjam Neymar dari PSG
Ronaldo juga mengatakan bahwa dirinya sangat tidak nyaman untuk membicarakan kasus tersebut.
Meski begitu, ia akhirnya bersuara ketika orang-orang mulai menyerang kehormatannya.
“Ketika orang-orang mempertanyakan kehormatan Anda, itu menyakitkan, itu sangat menyakitkan,” ujarnya.
Adapun wanita yang diketahui sempat menuduh Ronaldo telah memerkosanya adalah Kathryn Mayorga.
Kathryn mengatakan kejadian itu terjadi sekitar tahun 2009.
Ia juga mengatakan bahwa pihak Ronaldo memaksanya untuk tutup mulut dengan imbalan 375.000 dollar AS atau setara Rp 5,9 miliar.
Ronaldo sebenarnya bukan satu-satunya bintang sepak bola yang sempat terseret tuduhan kasus pemerkosaan.
Bintang asal Brasil, Neymar Jr juga sempat mengalami hal serupa.
Kasus tersebut berawal saat model asal Brasil, Najila Trindade, mengaku telah diperkosa oleh Neymar di sebuah hotel di Paris, Prancis, pada Mei 2019 silam.
Namun Neymar membantah pengakuan Trindade tersebut dan balik menuduh sang model ingin memerasnya.
Meymar juga sempat merilis sebuah video klarifikasi terkait kasus tersebut yang berdurasi tujuh menit.
Dalam video tersebut, Neymar sampai memperlihatkan pesan WhatsApp yang diklaim milik sang model.
Ia merasa hal itu perlu dipublikasikan untuk membuktikan bahwa semua tuduhan yang dilantarkan oleh Trindade tidaklah benar.
Akhirnya, seperti kasus Ronaldo, penyelidikan terhadap Neymar pun tidak dilanjutkan karena bukti yang ada dinilai tidak cukup.
Bahkan Trindade digugat oleh polisi setempat atas pernyataannya yang menyebutkan institusi aparat telah berbuat korup.
(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)
Jangan lupa subscribe kanal Youtube TribunnewsWIKI Official