TRIBUNNEWSWIKI.COM - Para pahlawan nasional punya kata-kata heroik saat mereka berjuang hingga Indonesia Merdeka, 17 Agustus 1945.
Besok, hari Kemerdekaan Ke-74 RI akan dirayakan seluruh rakyat Indonesia.
Selain kemeriahan perayaan 17 Agustus di berbagai tempat, ada baiknya kita merefleksikan semangat para Pahlawan Nasional Indonesia.
Momen Hari Kemerdekaan ini juga dianggap sebagai pengingat perjuangan para pahlawan.
Para pahlawan telah berjuang mati-matian untuk memperjuangkan kemerdekaan dari penjajah.
Di era media sosial ini, warganet juga memeriahkan kemerdekaan melalui unggahan foto, video, maupun tagar 17 Agustus.
Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional: Pembantaian Rawagede
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Dr. Drs. H Mohammad Hatta
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Moehammad Jasin
Berikut 20 kata heroik dan bijak dari para pahlawan tentang Kemerdekaan RI yang bisa digunakan untuk update status memperingati Hari Kemerderkaan RI, 17 Agustus.
Dikutip dari berbagai sumber berikut kumpulan kata-kata mutiara atau kata bijak spesial kemerdekaan dari para pahlawan :
1. Jenderal Soedirman, pada masa Revolusi Nasional Indonesia 1916-1950
"Percaya dan yakinlah bahwa kemerdekaan satu negara yang didirikan di atas timbunan runtuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia, siapa pun juga."
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Jenderal Soedirman
Baca: FILM - Jenderal Soedirman (2015)
2. Sutan Syahrir
"Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya."
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Sutan Syahrir
3. Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi, 1966
"Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong.”
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Dr. Ir. H. Soekarno
4. Mohammad Hatta
“Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita.”
5. Soe Hoek Gie
"Kemerdekaan merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, tetapi juga merupakan dsebuah gedung yang kosong. Menjadi tugas pendukung-pendukungnya untuk mengisi kemerdekaan."
Baca: Soe Hok Gie
6. Bung Tomo
“MERDEKA atau MATI”
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Bung Tomo
7. Mohammad Hatta
“Untuk mencapai cita-cita yang tinggi manusia (pahlawan) melepaskan nyawanya pada tiang gantungan, mati dalam pembuangan, tetapi senantiasa menyimpan dalam hatinya yang luka wajah tanah air yang duka.”
Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Dr. Drs. H Mohammad Hatta
8. Ir. Soekarno