TRIBUNNEWSWIKI.COM – Polisi Hong Kong telah mengerahkan petugas yang menyamar sebagai pengunjuk rasa anti-pemerintah selama kerusuhan besar berlangsung.
Dikutip dari BBC China, beberapa petugas menyamar sebagai “karakter yang berbeda” kata seorang juru bicara.
Dia juga menambahkan bahwa “operasi umpan” telah menargetkan “pesuruh kekerasan ekstrim.”
Hal tersebut muncul setelah video yang menunjukkan petugas yang menyamar melakukan penangkapan selama bentrokan pada hari minggu.
Pada hari Senin, demonstran Hong Kong menduduki bandara Internasional Hong Kong dan memaksa pembatalan penerbangan.
Baca: Trending YouTube, Download Mp3 dan Lirik Lagu Jikalau Kau Cinta Judika feat Betrand Peto
Baca: Demonstrasi Hong Kong: Bandara Dikuasai Demonstran, Ratusan Jadwal Penerbangan Dibatalkan
Baca: Ajax vs PAOK, Dapat Tiga Penalti, Semifinalis Liga Champions Menang Tipis 3-2 atas Wakil Yunani
Wakil Komisaris Polisi Tang Ping-Keung membela penggunaan “petugas umpan” yang dikatakannya saat Konferensi Pers pada Senin, (12/8/2019).
“Saya dapat mengatakan bahwa selama masa ketika polisi kami menyamar…mereka (tidak) memprovokasi apa pun.” kata Wakil Komisaris Polisi Tang Ping-Keung.
“Kami tidak akan meminta mereka untuk menimbulkan masalah.” lanjutnya.
Wakil Komisaris Polisi Tang Ping-Keung juga mengatakan bahwa operasinya hanya menargetkan pesuruh dengan kekerasan ekstrim.
Dia malanjutkan, polisi menaggapi para demonstran yang menggunakan sling dan melemparkan bom bensin.
Baca: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Pramuka ke-58, Cocok Untuk Dibagikan ke Teman dan Status Media Sosial
Baca: Hujan Meteor Perseid
Baca: Siti Habibah, Ibunda SBY Dirawat di ICU, Susilo Bambang Yudhoyono Minta Dukungan Doa
Bentrok Polisi dan Demonstran di Bandara
Kekacauan terjadi di pintu masuk Bandara Internasional Hong Kong pada Selasa (13/8/2019) malam ketika seorang polisi berusaha mengawal seorang pria keluar dari ruang keberangkatan yang telah dikelilingi oleh demonstran.
Dikutip dari Hongkongfp.com, selama lebih dari tiga jam, pria tersebut dikelilingi oleh para demonstran di Terminal 1 setelah mereka dituduh sebagai polisi yang menyamar dari Cina daratan.
Kecurigaan muncul setelah pesan yang dibagikan melalui Telegram untuk mengidentifikasi pria tersebut sebagai polisi yang menyamar, dimana tuduhan tersebut ditolak.
Baca: Andy Lau Naik Pesawat Kelas Ekonomi dari Hong Kong ke Malaysia, Foto-fotonya Viral
Baca: Hong Kong Stadium (Stadion Hong Kong)
Baca: Hong Kong
Para demonstran mengepung pria tersebut dan meneriakinya “polisi hitam” serta melamparkan kata-kata kotor.
Sementara yang lainnya melemparkan benda dan menendangi pria tersebut.
Pria tersebut dihajar dan diserang walaupun sebentar ketika beberapa petugas keamanan bandara berusaha melindunginya.
Baca: Tanggapi Kerusuhan di Hong Kong, China Siap Terjunkan Militer
Baca: Ramalan Zodiak Besok Kamis 15 Agustus 2019, Gemini Khawatir tentang Masa Lalu, Aries Tampak Rasional
Petugas paramedis datang untuk merawatnya setelah pria tersebut pingsan pukul 10 malam.
Namun paramedis tidak dapat membawa pria tersebut keluar dari kerumunan demonstran yang marah.
Para demonstran menuntut untuk melihat indentitas dan isi telepon pria tersebut.