IDUL ADHA 2019 - Seri Hewan Kurban: Daging Sapi

Daging sapi adalah daging yang diperoleh dari sapi. Mengandung banyak manfaat dan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.


zoom-inlihat foto
sapi-dan-daging-sapi.jpg
Kolase foto (Kompas.com dan capitalfm.co.ke)
Sapi dan daging sapi

Daging sapi adalah daging yang diperoleh dari sapi. Mengandung banyak manfaat dan risiko kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Daging sapi adalah daging yang didapatkan dari sapi.

Pada umumnya digunakan untuk keperluan konsumsi makanan.

Daging sapi memiliki definisi sebagai semua jaringan daging binatang sapi dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan dalam daging tersebut.

Sederhananya, daging sapi adalah bagian dari binatang sapi yang digunakan manusia sebagai bahan makanan serta komoditas yang kaya akan protein hewani.

Konsumsi daging sapi di Indonesia pada tahun 2004 mencapai 447.908 ton.

Pada tahun selanjutnya menurun cukup signifikan menjadi 302.203 ton.

Penurunan konsumsi masih terus berlanjut hingga tahun 2006.

Tahun 2007 konsumsi daging sapi meningkat mencapai 453.844 ton dan selanjutnya tahun 2008 menurun mencapai angka 395.035 ton.

Namun demikian, konsumsi daging sapi diperkirakan akan meningkat tiap tahunnya dan akan terus meningkat seiring dengan membaiknya perekonomian Indonesia.

Di setiap negara, penggunaan daging ini berbeda-beda tergantung dari cara pengolahannya.

Sebagai contoh dari luar negeri, daging iga dan t-bone sangat umum digunakan di Eropa dan di Amerika Serikat sebagai bahan pembuatan steak.

Bagian sapi ini sangat banyak diperdagangkan di dunia.

Di Indonesia dan di berbagai negara Asia lainnya daging ini banyak digunakan untuk makanan berbumbu dan bersantan.

Selain itu ada beberapa bagian daging sapi lain seperti lidah, hati, hidung, jeroan dan buntut hanya digunakan di berbagai negara tertentu sebagai bahan dasar makanan.

Daging sapi memiliki kandungan kalori 207 kkal, protein 18,8 g dan lemak 14 g.

Serat daging sapi lebih kasar dibandingkan dengan serat daging domba atau kambing. [1]

Rumah pemotongan hewan 2
Daging sapi di rumah pemotongan hewan Ciroyom Bandung, Selasa (5/7/2016). (Dok PPSKI)

  • Jenis dan Varietas #


Berdasarkan jenis usia, daging sapi dewasa mempunyai warna merah.

Warna merah pada daging sapi akan semakin berwarna merah gelap dan bertambah kasar serat dagingnya dengan meningkatnya umur sapi.

Daging sapi memiliki ciri-ciri warna merah segar, seratnya halus dan lemaknya berwarna kuning.

Berdasarkan umur, jenis kelamin, dan kondisi seksual daging sapi, daging sapi dapat diperoleh dari beberapa jenis sapi berikut ini:

  1. Steer yaitu sapi jantan yang dikastrasi sebelum mencapai dewasa.
  2. Heifer yaitu sapi betina yang belum dewasa.
  3. Bull yaitu sapi jantan dewasa.
  4. Stag yaitu sapi jantan yang dikastrasi setelah mencapai dewasa.

Sedangkan variasi kualitas daging sapi dapat terjadi karena jenis umur dan kedewasaan. [2]

  • Komposisi dan Kandungan Kimia per 100 gram #


Komposisi daging sapi terdiri dari 19% protein, 5% lemak, 70% air, 3,5% zat-zat non protein, dan 2,5% mineral.

Sumber lain menyatakan bahwa daging sapi terdiri dari 75% air, 19% protein, 3,5% substansi non protein yang larut, dan 2,5% lemak.

Selain itu bila ditinjau dari asam aminonya, daging memiliki komposisi asam amino yang lengkap dan seimbang.

Berikut adalah rincian dari kandungan daging sapi per 100 gram dengan kandungan 90% daging tanpa lemak dan 10% lemak:

  1. Kalori: 176
  2. Air: 69,5 g
  3. Protein: 20 g
  4. Karbohidrat: 0
  5. Gula: 0
  6. Serat: 0
  7. Lemak: 10 g
  8. Kolesterol: 65 mg
  9. Vitamin B2: 0,2 mg
  10. Vitamin B3: 5,1 g
  11. Vitamin B6: 0,4 mg
  12. Folat: 6,0 mcg
  13. Vitamin B12: 2,2 mcg
  14. Zat besi: 2,2 mg
  15. Magnesium: 20 mg
  16. Fosfor: 184 mg
  17. Kalium: 321 mg
  18. Sodium: 66 mg
  19. Zinc: 4,8 mg
  20. Selenium: 16,6 mcg

Kandungan daging sapi di atas adalah kandungan daging sapi mentah.

Perubahan pada daging sapi dapat terjadi pada jumlah nutrisi setelah daging sapi diolah. [3]

  • Gizi #


Daging sapi yang sudah dihilangkan lemaknya mengandung banyak zat gizi.

Kandungan gizi di dalam daging merupakan sumber protein yang sangat baik karena mempunyai nilai biologis tinggi.

Beberapa nilai gizi yang dimiliki daging sapi adalah sebagai berikut:

  1. Sumber omega-3 rantai panjang (DHA, EPA and DPA)
  2. Lemak tak jenuh, vitamin B12
  3. Niasin
  4. Vitamin B6
  5. Vitamin B5
  6. Vitamin D
  7. Riboflavin
  8. Zat besi (terserap dengan cepat dan baik dibanding zat besi dari pangan nabati)
  9. Seng
  10. Fosforus
  11. Selenium
  12. Mengandung kadar lemak yang relatif rendah
  13. Memiliki kadar komposisi kolesterol yang sesuai untuk tubuh (apabila tidak berlebihan)

Selain zat gizi, daging sapi tanpa lemak kaya akan sumber antioksidan dan senyawa bioaktif seperti taurin, karnitin, CLA (conjugated linoleic acid), carnosin, glutathione, kreatin, dan kolin. [4]

  • Risiko Pencemaran Bakteri #


Daging sapi merupakan bahan pangan asal ternak yang mengandung banyak nutrisi sehingga hal tersebut menjadikan medium yang baik untuk pertumbuhan bakteri dan mudah mengalami kerusakan.

Bahan pangan ini akan berbahaya dan tidak berguna apabila tidak aman, oleh karena itu perlu penjagaan yang baik dalam keamanan pangan supaya berguna bagi tubuh.

Daging sapi mudah mengalami kerusakan oleh bakteri dengan ditandai perubahan bau dan timbul lendir yang biasanya terjadi jika jumlah bakteri menjadi jutaan atau ratusan juta sel atau lebih per 1 cm.

Cemaran bakteri pada pangan asal ternak yang dapat membahayakan kesehatan manusia adalah:

  1. Coliform,
  2. Escherichia coli,
  3. Enterococci,
  4. Staphylococcus aureus,
  5. Clostridium sp.,
  6. Salmonella sp.,
  7. Champhylobacter sp
  8. Listeria sp.

Pencemaran bakteri terjadi dari rumah pemotongan hewan sampai ke pasar.

Berikut sumber pencemaran dalam berbagai tahap pengelohan dari daging sapi yaitu:

  1. Hewan (kulit, kuku, isi jeroan),
  2. Pekerja/manusia yang mencemari produk ternak melalui pakaian, rambut, hidung, mulut, tangan, jari, kuku, alas kaki.
  3. Peralatan (pisau, alat potong/talenan, pisau, boks).
  4. Bangunan (lantai).
  5. Lingkungan (udara, air, tanah).
  6. Kemasan. [5]

  • Manfaat #


Berikut adalah nilai manfaat dari daging sapi apabila dikonsumsi tidak berlebihan:

  1. Mempertahankan massa otot
  2. Meningkatkan kinerja otot
  3. Mencegah anemia
  4. Meningkatkan sensitivitas insulin
  5. Membantu menjaga berat tubuh ideal
  6. Menjaga kesehatan jantung
  7. Sumber vitamin B kompleks
  8. Sumber antioksidan [6]

  • Risiko Kesehatan #


Berikut adalah risiko bagi kesehatan tubuh apabila mengonsumsi daging sapi secara berlebihan:

  1. Sembelit
  2. Kolesterol Tinggi
  3. Dehidrasi
  4. Bau tubuh tidak sedap
  5. Sakit kepala
  6. Capai berlebihan
  7. Penurunan kualitas tulang
  8. Gangguan perut

Baca: Sapi (Hewan Ternak)

Baca: Resep Memasak Tongseng Kambing yang Benar Agar Tidak Meninggalkan Bau Amis

Baca: Tips Mengolah Daging Kurban Jadi Lebih Empuk, Gunakan Daun Pepaya Hingga Teh

Baca: LENGKAP! Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha, Beserta Doa dan Ketentuan Pembagian

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)

JANGAN LUPA SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE TRIBUNNEWSWIKI.COM



Informasi Detail
Nama Daging Sapi
Manfaat
Mempertahankan massa otot
Meningkatkan kinerja otot
Mencegah anemia
Meningkatkan sensitivitas insulin
Membantu menjaga berat tubuh ideal
Menjaga kesehatan jantung
Sumber vitamin B kompleks
Sumber antioksidan
Risiko Kesehatan
Sembelit
Kolesterol Tinggi
Dehidrasi
Bau tubuh tidak sedap
Sakit kepala
Capai berlebihan
Penurunan kualitas tulang
Gangguan perut


Sumber :


1. repository.ipb.ac.id
2. journal.ugm.ac.id
3. repository.unimus.ac.id
4. repository.unimus.ac.id
5. eprints.undip.ac.id
6. doktersehat.com
7. doktersehat.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved