Tips untuk Jemaah Agar Tetap Bugar Saat Puncak Haji Wukuf di Arafah

Bagi jemaah haji, wukuf di Arafah adalah mutlak dijalankan, lalu bagaimana cara agar tetap bugar selama dan sesudah pelaksanaan puncah ibadah itu?


zoom-inlihat foto
arafah-haji.jpg
bincangsyariah.com
Jamaah haji sedang berdoa ketika melaksanakan wukuf di padang Arafah.


Dehidrasi, bisa menjadi pintu masuk berbagai penyakit.

Maka jemaah diimbau agar meminum air paling sedikit dua liter per hari atau bahkan lebih di tengah suhu yang sangat panas di Mekah maupun Madinah.

Tanda-tanda orang terkena dehidrasi antara lain disorientasi dan susah fokus, dan dalam tingkat tertentu akan tampak seperti orang kena gangguan jiwa.

Karena itulah, diperkirakan akibat dehidrasi, banyak jemaah tersesat dan nyasar ketika pulang ibadah.

Hal ketiga yang harus diperhatikan jemaah agar tetap sehat selama di Tanah Suci adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS).

Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sesering mungkin.

Kemudian, pilihlah rute melempar jamarat yang aman dan sudah direkomendasikan oleh petugas haji Indonesia.

Yaitu rute yang melalui tenda-tenda jemaah Indonesia dan masuk melalui terowongan.

Di jalur tersebut tersebar petugas dan pos kesehatan.

Sedangkan jalur lainnya tidak ada perlindungan petugas atau pos kesehatan, yang dapat berbahaya jika dilewati jemaah Indonesia.

Jabal Rahmah

Padang Arafah semakin dipadati jemaah haji dari seluruh dunia. Jabal Rahmah menjadi tempat favorit jemaah. Mengapa?

Pantauan tribunnews di pegunungan ini semakin malam semakin ramai dikunjungi para jemaah haji yang datang ke gunung tersebut dengan jalan kaki.

Bahkan tak sedikit jemaah haji tersebut berasal dari Indonesia, seolah-olah mereka tak kenal waktu mendaki Jabal Rahmah saat dini hari.

Suasana di puncak Jabal Rahmah, Sabtu (10/8/2019) dini hari Waktu Arab Saudi
Suasana di puncak Jabal Rahmah, Sabtu (10/8/2019) dini hari Waktu Arab Saudi. Ribuan jemaah haji dari berbagai negara incar posisi wukuf di Jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemuanya Nabi Adam dan Hawa.

Sebagian besar jemaah yang datang ke Jabal Rahmah memang berasal dari jemaah haji selain Indonesia.

Mereka berbondong-bondong datang dengan membawa berbagai perlengkapan mulai dari alas tidur hingga beberapa makanan.

Tampaknya para jemaah haji ini mengincar posisi wukuf di Jabal Rahmah.

Mengapa Jabal Rahmah diincar hingga menjadi lokasi wukuf terpavorit bagi jemaah?

Jabal Rahmah sebagaimana diketahui adalah pegunungan yang diyakini sebagai tempat bertemu Nabi Adam dan Hawa setelah terpisah ratusan tahun usai keduanya dikeluarkan dari surga dan diturunkan ke bumi.

Tak heran, jika suasana malam di Jabal Rahmah sangat ramai.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved