17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Tri Komando Rakyat (Trikora)

Tri Komando Rakyat atau Trikora merupakan konflik yang berjalan sekitar dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian Barat. Trikora merupakan komando dari Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961 di Alun-alun Yogyakarta yang pada intinya bertujuan untuk merebut kembali Irian Barat dari Belanda.


zoom-inlihat foto
trikora.jpg
www.ayoksinau.com
Massa di Alun-alun Yogyakarta ketika Soekarno berorasi mengeluarkan Trikora

Tri Komando Rakyat atau Trikora merupakan konflik yang berjalan sekitar dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian Barat. Trikora merupakan komando dari Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961 di Alun-alun Yogyakarta yang pada intinya bertujuan untuk merebut kembali Irian Barat dari Belanda.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Tri Komando Rakyat atau Trikora merupakan konflik yang berjalan sekitar dua tahun yang dilancarkan Indonesia untuk menggabungkan wilayah Papua bagian Barat.

Trikora merupakan komando dari Presiden Soekarno pada 19 Desember 1961 di Alun-alun Yogyakarta yang pada intinya bertujuan untuk merebut kembali Irian Barat dari Belanda.

Sederhananya, Trikora bisa juga dikatakan sebagai upaya penggagalan pembentukan negara boneka Papua oleh Belanda.

Trikora dan sederet peristiwa yang menyertainya juga termasuk upaya dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Saat dikeluarkannya Trikora, pemerintah Indonesia tengah melakukan banyak upaya pengembalian Irian Barat dari tangan Belanda.

Adapun persiapan yang dilakukan di antaranya persiapan militer, diplomasi, kebijakan ekonomi, hingga konfrontasi total.

Militer Indonesia bahkan sampai mencari bantuan persenjataan ke luar negeri menjelang terjadinya konflik tersebut.

Dari segi diplomasi, Indonesia mencoba untuk mendekati beberapa negara lain seperti Australia, India, Pakistan, Selandia Baru, Thailand, Jerman, Britania Raya, serta Prancis agar mereka tidak memberi dukungan pada Belanda apabila terjadi peperangan antara Indonesia dan Belanda.

Kemudian dari segi ekonomi, pada 27 Desember 1958, Presiden Soekrano mengeluarkan UU No 86 tahun 1958 tentang nasionalisasi semua perusahaan Belanda di Indonesia. (1)

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Dwi Komando Rakyat (Dwikora)

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional: Perjanjian Salatiga (17 Maret 1757)

  • Latar Belakang


Pascakemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Indonesia mengklaim bahwa seluruh wilayah Hindia Belanda termasuk Papua Barat merupakan wilayah Republik Indonesia.

Namun Belanda menganggap Irian Barat masih menjadi bagian Kerajaan Belanda.

Karena itu, Belanda mengatakan tengah mempersiapkan kemerdekaan Papua sebagai sebuah negara pada 1970-an.

Indonesia tidak tinggal diam, segala upaya dilakukan untuk mempertahankan Irian Barat sebagai baian dari Republik Indonesia.

Dari pertentangan itulah kemudian muncul konflik yang sampai sakarang dikenal sebagai Trikora. (2)

Trikora1
Operasi Trikora (hariansejarah.id)

  • Kronologi


Awal mula Trikora terjadi ketika Belanda akan kembali menjajah Indonesia dengan tidak menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia.

Belanda pun memperkuat sistem pertahanannya dengan mengirimkan batalyon angkatan darat mereka terus menerus ke wilayah Irian Barat.

Dengan begitu, pasukan mereka di sana semakin kuat sehingga akan menyulitkan Indonesia untuk merebut kembali Irian Barat dari tangan mereka.

Pada Konferensi Meja Bundar tahun 1949, Indonesia dan Belanda tidak mencapai kesepakatan terkait Irian Barat.

Namun keduanya sepakat akan membicarakan masalah itu lagi setahun kemudian.

Pada 1950, PBB mengeluarkan keputusan bahwa Papua Barat memiliki hak merdeka sesuai isi Piagam PBB pasal 73e.

Belanda kemudian mengundang Indonesia ke Mahkamah Internasional untuk merampungkan masalah tersebut, namun Indonesia menolak dengan tegas.

Belanda bergerak cepat dalam melakukan program pendidikan persiapan kemerdekaan Papua bagian barat.

Persiapan yang dilakukan seperti pembentukan akademi angkatan laut tahun 1956 dan tentara Papua pada 1957.

Tidak mau kalah, Indonesia kemudain membentuk Provinsi Irian Barat pada 17 Agustus 1956 dengan Zainal Abidin Syah sebagai gubernur pertamanya.

Khawatir pihak komunis akan mengambil keuntungan atas situasi tersebut, Amerika Serikat kemudian mengambil langkah dengan mendesak Belanda untuk berunding dengan Malaysia.

15 Agustus 1962 akhirnya disepakati persetujuan New York Amerika Serikat.

Pihak Australia menjadi mendukung papua menjadi bagian Indonesia karena desakkan dari Amerika Serikat. (3)

Trikora2
Operasi Trikora (www.hariansejarah.id)


19 Desember 1961, di Alun-alun Yogyakarta Soekarno berorasi di depan masa yang hadir.

Tanggal itu dipilih bukan tanpa alasan, tepat 13 tahun sebelumnya, pada 19 Desember 1948, Yogyakarta diinjak-injak oleh tentara Belanda di bawah komandi Jenderal Simon Hendrik Spoor.

Di dekat alun-alun itu, di dalam Istana Negara Gedung Agung, yang terletak di ujung selatan Jalan Malioboro, Sukarno dan pejabat lainnya ditawan.

Orang-orang mulai berduyun-duyun memadati Alun-alun di depan Keraton Yogyakarta.

Ratusan ribu rakyat dari Yogyakarta dan sekitarnya memadati apel itu hingga membuat Alun-alun Yogyakarta menjadi lautan manusia.

Soekarno yang tidak suka dengan politik Belanda yang menbuat negara boneka kemudian berseru untuk menggagalkan pendirian negara Papua itu.

Soekarno juga memberikan komando penting untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Irian Barat.

“Batalkan 'negara Papua' itu! Kibarkan bendera Sang Merah Putih di Irian Barat! Gagalkan! Kibarkan bendera kita! Siap sedialah, akan datang mobilisasi umum! Mobilisasi umum bagi yang mengenai seluruh rakyat Indonesia untuk membebaskan Irian Barat samasekali daripada cengkeraman imperialis Belanda.” (4)

Jika dirangkum, orasi Soekarno dalam apel tersebut merupakan komando untuk merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia

Adapun inti dari Trikora adalah sebagai berikut:

  1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan Belanda.
  2. Kibarkan Sang Merah Putih di Irian Barat, tanah air Indonesia.
  3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum guna mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air dan bangsa. (5)
Trikora3
Operasi Trikora (www.hariansejarah.id)


Operasi Trikora pada 1962 ditandai dengan pemerintah RI yang melancarkan operasi militer dengan sandi Operasi Trikora.

Semua angkatan perang RI dikerahkan untuk merebut Irian Barat dari tangan Belanda.

Ada beberapa pasukan khusus yang dilibatkan seperti Komandu Pasukan Gerak Tjepat, AURI, RPKAD, dan Kopaska untuk menyelinap dalam misi penyusupan, sabotase, intelijen, dan melancarkan perang secara gerilya.

Pasukan Kopaska menjadi ujung tombak dalam pertempuran di laut.

Pasukan ini dikirim menjadi pasukan yang paling akhir dikirimkan ketika APRI akan melancarkan serangan besar-besaran melalui operasi militer bersandi Jayawijaya.

Pasukan ini berangkat dari Jakarta ke Surabaya dengan misi rahasia.

Menuju Gudang senjata PAL yaitu penataran angkatan laut, tetapi saat itu senjata tidak tersedia banyak karena sudah terpakai.

Sehingga hanya tersisa saja yang di ambil termasuk bahan peledak.

APRI juga mengerahkan pesawat pembom nuklir Tu-16 buatan Rusia, Belanda akhirnya lebih memilih langkah diplomasi dan menyerahkan Irian Barat ke Indonesia melalui PBB pada 15 Agustus 1962. (6)

(TribunnewsWIKI/Widi Hermawan)

Jangan lupa subscribe kanal Yotube TribunnewsWIKI Official



Nama Tri Komando Rakyat
Lain Trikora
Kategori Sejarah Nasional
Waktu 19 Desember 1961 – 15 Agustus 1962
   


Sumber :


1. rumus.co.id
2. laelitm.com
3. rumus.co.id
4. tirto.id
5. rumus.co.id
6. rumus.co.id


Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved