Ibnu Sutowo

Ibnu Sutowo merupakan mantan direktur Pertamina yang pertama selama dua periode, kemudian lengser dari jabatannya karena dugaan kasus korupsi Pertamina.


zoom-inlihat foto
ibnu-sutowo-1.jpg
kurio.id
Ibnu Sutowo merupakan mantan direktur Permtamina yang pertama. Ibnu Sutowo lahir pada 23 September 1941 di Grobogan, Jawa Tengah.

Ibnu Sutowo merupakan mantan direktur Pertamina yang pertama selama dua periode, kemudian lengser dari jabatannya karena dugaan kasus korupsi Pertamina.




  • Kehidupan Pribadi #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Ibnu Sutowo merupakan Direktur PT Pertamina pertama.

Ibnu Sutowo lahir pada 23 September 1941 di Grobogan, Jawa Tengah.

Selain menjabat sebagai Direktur Pertamina, Ibnu Sutowo juga seorang Letnan Jenderal (Pur) TNI Angkatan Darat.

Ibnu Sutowo meninggal dunia di usia 86 tahun pada 12 Januari 2001 di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta karena sakit gangguan pernapasan yang dideritanya sejak lama.

Jenazah Ibnu Sutowo disemayamkan di Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta (1)

Baca: Oppo K3, Smartphone Berbanderol Rp 3 Jutaan yang Hanya Dijual Online, Begini Spesifikasinya

Baca: Kongres V PDIP Akan Dihadiri Tokoh-Tokoh Partai Lain Termasuk Prabowo Subianto

Ibnu Sutowo memiliki seorang istri bernama Zaleha.

Dari pernikahannya mereka dikaruniai dua orang putra dan lima orang putri.

Meninggalnya Ibnu Sutowo dikarenakan penyakit gangguan pernapasan yang dideritanya sejak lama.(2)

  • Pendidikan #


Ibnu Sutowo bersekolah di ELS (Europeesche Lagereschool).(3)

Lalu dirinya belajar selama 10 tahun di sekolah kedokteran Nederlandsche Artsen School (NIAS) Surabaya dan meraih gelar Indisch arts.(1)

Baca: Tri Hita Karana

Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Nuku Muhammad Amiruddin

  • Militer #


Usai menyelesaikan pendidikan kedokterannya, pada 1940 Ibnu Sutowo bekerja sebagai dokter di Palembang dan Martapura.

Pasca kemerdekaan dirinya bertugas sebagai Kepala Jawatan Kesehatan Tentara se-Sumatera Selatan sejak 1946 hingga 1947.

1955 Ibnu Sutowo ditunjuk sebagai Panglima TT-II Sriwijaya.(4)

Baca: Gagal Bawa Persija Juara Piala Indonesia, Julio Banuelos Dihantui Ancaman Pemecatan

Baca: Enzo Zenz, Akmil TNI Keturunan Perancis yang Ingin Jadi Kopassus

Kemudian dia ditunjuk sebagai Komandan Operasi Sadar.

Penunjukkan tersebut dilakukan untuk mengembalikan normalisasi di kalangan pejabat Militer TT-II Sumatera Selatan.

Terutama menyelamatkan kilang-kilang minyak di Plaju dan Sei Gerong dari perbuatan sabotase.(5)

  • Perusahaan Minyak Negara (Pertamina) #


Ibnu Sutowo merupakan dokter militer, ketika berpangkat Kolonel, Ibnu Sutowo ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Minyak Negara  atau yang sekarang dikenal sebagai Pertamina.

Bermula pada pertengahan 1957, saat kendali publik berada dalam tangan muliter pasca penetapan Keadaan Bahaya Perang (SOB).(2)

PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina) pertama kali dibentuk Presiden Soeharto.’

Presiden Soeharto menunjuk Ibnu Sutowo sebagai Presiden Direktur PN Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina) tersebut.(6)

Ibnu Sutowo menjabat sebagai Direktur Pertamina periode kedua 1968 hingga 1976.

Pada saat itu dirinya merupakan salah satu tokoh terpandang.

Baca: Ramalan Zodiak Besok Kamis 8 Agustus 2019, Hari yang Menyenangkan Bagi Sagittarius dan Pisces

Baca: Budiman Sudjatmiko

Harian Indonesia Raya yang dipimpin oleh Mochtar Lubis [ada 30 Januari 1970 memberitakan bahwa simpanan Ibnu Sutowo pada saat itu mencapat Rp 90,48 miliar (kurs rupiah saat itu Rp 400/dolar).(4)

Harian Indonesia Raya juga melaporkan kerugian negara akibat kerja sama Ibnu Sutowo dengan pihak Jepang mencapai USD 1.554.590,28.(5)

Pada 1975 kondisi keuangan Pertamina terpuruk, bahkan nyaris roboh setelah investasi di berbagai bidak tidak berjalan lancar.

Para petinggi pertamina diduga melakukan korupsi besar-besaran.

Soeharto mengungkapkan Pertamina pasti bangkrut jika pemerintah tidak segera melakukan tindakan.

Presiden ke-2 RI tersebut menertibkan internal Pertamina dan memerintahkan Pertamina menjual sebagian aset yang berlebihan.(7)

Soeharto kemudian membentuk tim ‘Koalisi Empat’ yang anggotakan Wilopo, Anwar Tjokroaminoto, IJ Kasimo, dan Herman Johannes untuk menyelidiki dugaan korupsi di Pertamina.

Koalisi Empat menghasilkan laporan yang menyimpulkan terjadinya beberapa penyimpangan-penyimpangan, tetapi sayangnya tidak ada tindakan hukum apapun terhadap pelakunya.

Akhirnya pada 5 Maret 1976 Ibnu Sutowo dilengserkan.(2)

  • Jabatan #


Panglima Teritorium II Sriwijaya (1954-1955)

Asisten IV KSAD (1955-1956)

Menteri Negara Bidang Minyak dan Gas Bumi (1960-1966)

Dirut Pertamina, selama dua periode (1957 -1976)

Ketua Umum PELTI (1958-1962)

PMI (1986-1994)

Pendiri Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (1970).(9)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Saradita Oktaviani)

Jangan lupa subscribe Youtube channel TRIBUNNEWSWIKI di TribunnewsWIKI Official



Nama Ibnu Sutowo
Lahir 23 September 1941 / Grobogan, Jawa Tengah.
Meninggal 12 Januari 2001 / Jakarta
Riwayat Karier Direktur Utama Pertamina
   


Sumber :


1. www.liputan6.com
2. nasional.tempo.co
3. bumntrack.com
4. jambi.tribunnews.com
5. www.batamnews.co.id
6. nasional.kompas.com
7. jambi.tribunnews.com
8. www.merdeka.com
9. nasional.tempo.co


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved