17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Serial Pahlawan Nasional: Agustinus Adisutjipto

Agustinus Adisucipto, Marsekal Muda Anumerta lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada tanggal 3 Juli 1916 dan merupakan salah satu Pahlawan Nasional Indonesia.


zoom-inlihat foto
fotojet_28jpgv.jpg
Airmagz
Agustinus Adisoetjipto

Agustinus Adisucipto, Marsekal Muda Anumerta lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada tanggal 3 Juli 1916 dan merupakan salah satu Pahlawan Nasional Indonesia.




  • Informasi #


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Agustinus Adisutjipto, Marsekal Muda Anumerta lahir di Salatiga, Jawa Tengah pada tanggal 3 Juli 1916. 

Sebelumnya, Agustinus Adisutjipto ini merupakan calon dokter yang bersekolah di GHS (Geneeskundige Hoge School), namun kecintaannya pada dunia dirgantara ternyata membelokkan niat mulianya untuk menjadi seorang dokter. 

Agustinus Adisutjipto bergabung pada Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) setelah mengenyam pendidikan di Sekolah Penerbangan (Militaire Luchtvaaart Opleiding School).

Kepiawaian dan kemampuan Agustinus Adisutjipto dalam mengemudikan pesawat membuatnya seketika ditunjuk sebagai Kepala Staf AURI.

Pada tahun 1945 tepatnya tanggal 15 November, Agustinus Adisutjipto mendirikan sekolah penerbangan yang berlokasi di Jogjakarta.

Sebelumnya, di tahun yang sama, Agustinus Adisutjipto melakukan penerbangan pertamanya dengan sebuah pesawat rakitan berjenis Curen.

Adisutjipto meninggal pada tanggal 27 Juli 1947 dan dimakamkan di pemakaman umum Kuncen I dan II yang kemudian dipindahkan ke Monumen Perjuangan di Desa Ngoto, Bantul, Jogjakarta.

Berkat jasanya, Adisutjipto meraih gelar Bapak Penerbang Indonesia serta gelar Pahlawan Nasional berdasarkan Keppres No. 071/TK/1974 tanggal 9 November 1974. (1)

Agustinus Adisoetjipto
Agustinus Adisoetjipto (www.airmagz.com)

Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Andi Abdullah Bau Massepe

 Baca: PAHLAWAN NASIONAL - Agus Salim

  • Pendidikan #


Agustinus Adisutjipto mula-mula bersekolah di sekolah dasar (HIS), kemudian meneruskan ke MULO, yaitu Sekolah Menengah Pertama.

Lulus dari MULO pada tahun 1933, Agustinus Adisutjipto meneruskan sekolah di Semarang yaitu di Alegemeene Middelbare School (AMS) bagian ilmu Pasti (B), setingkat dengan SMA Paspal.

Agustinus Adisutjipto mengikuti saran ayahnya dan belajar di Geneeskundige Hoage School (GHS) atau Perguruan Tinggi Kedokteran di Jakarta namun ia tidak menyelesaikannya.

Agustinus Adisutjipto diam-diam mengikuti test pada Sekolah Pendidikan Penerbangan Militer (Militaire Luchtvaart Opleidings School) di Kaiijati.

Ternyata Agustinus Adisutjipto lulus test masuk test pada Sekolah Pendidikan Penerbangan Militer dengan nilai memuaskan. (1)

Agustinus Adisoetjipto
Agustinus Adisoetjipto (upload.wikimedia.org)

  • Penghargaan #


Berikut penghargaan yang diperoleh Agustinus Adisutjipto:

  1. Pahlawan Nasional berdasarkan Keppres No. 071/TK/1974 tanggal 9 November 1974
  2. Bapak Penerbang Indonesia. (2)
Agustinus Adisoetjipto
Agustinus Adisoetjipto (upload.wikimedia.org)

  • Perjuangan #


Pada saat Agresi Militer Belanda I, Agustinus Adisoetjipto dan Abdulrahman Saleh diperintahkan terbang ke India menggunakan pesawat Dakota VT-CLA.

Penerobosan blokade udara Belanda menuju India dan Pakistan berhasil dilakukan oleh Agustinus Adisoetjipto.

Sebelum pulang ke Indonesia, Agustinus Adisoetjipto dan Abdulrahman Saleh singgah di Singapura untuk mengangkut bantuan obat-obatan Palang Merah Malaya.

Pesawat yang ditumpangi oleh Agustinus Adisoetjipto dan Abdulrahman Saleh mengangkut total 9 orang, yakni:

  1. Komodor Muda Udara Agustinus Adisutjipto
  2. Komodor Muda Udara Prof. Dr. Abdulrahman Saleh
  3. Pilot, A.N Constantine , berkebangsaan Australia
  4. Co-pilot,R.L. Hazelhurst, berkebangsaan Inggris
  5. Juru Radio, Opsir Udara Adisumarmo Wiryokusumo
  6. Juru Teknik, Bhida RAM , berkebangsaan India
  7. Ny. A.N. Constantine
  8. Zainal Arifin , Atase Perdagangan RI di Singapura
  9. A. Gani Handonocokro

Sementara itu, di Lanud Maguwo, KSAU Soerjadi Surjadarma telah menunggu kedatangan pesawat yang ditumpangi oleh Agustinus Adisoetjipto dan memerintahkan agar pesawat tidak perlu berputar-putar sebelum mendarat, untuk menghindari kemungkinan serangan udara terhadap pesawat tersebut.

Hal tersebut dilakukan mengingat bahwa di dalam pesawat, ada dua tokoh penting AURI, yakni Adisutjipto dan Abdul Rahman Saleh.

Saat telah mendekati Lanud Maguwo pada pukul 16.30, pesawat Dakota VT-CLA tetap berputar-putar untuk bersiap mendarat, tiba-tiba dari arah Utara, muncul dua pesawat Kittyhawk milik Belanda yang diawaki oleh Lettu B.J. Ruesink dan Serma W.E. Erkelens, yang langsung menembaki pesawat tersebut.

Akibatnya pesawat Dakota VT-CLA hilang kendali dan akhirnya pesawat jatuh di perbatasan Desa Ngoto dan Wojo dan langsung terbakar.

Semua orang di pesawat Dakota VT-CLA meninggal dunia.

Agustinus Adisoetjipto dimakamkan di pemakaman umum Kuncen I dan II, dan kemudian pada tanggal 14 Juli 2000 dipindahkan ke Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. (3)

(Tribunnewswiki.com/Wiene)



Info Pribadi
Nama Agustinus Adisoetjipto
Profesi Tentara Penerbang
Tanggal Lahir 3 Juli 1916
Kota Lahir Salatiga, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Wafat Bantul, Yogyakarta, 29 Juli 1947
Dikebumikan Monumen Perjuangan TNI AU
Penghargaan Pahlawan Nasional Indonesia


Sumber :


1. pahlawancenter.com
2. www.merdeka.com
3. www.wikiwand.com


Penulis: Wiene wardhani
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved