Komentar Bupati Karanganyar di Hari Koperasi Nasional 2019 : 3 Bulan Sekali Akan Dibikin Kegiatan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, memberi komentar terkait kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional 2019.


zoom-inlihat foto
bupati-karanganyar-4567.jpg
Kolase foto (http://www.karanganyarkab.go.id dan tribunnewswiki.com/Dinar Fitra Maghiszha)
Bupati Kabupaten Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, M.M., memberi komentar dan pesan kepada masyarakat Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya terkait rangkaian kegiatan peringatan Hari Koperasi Nasional 2019 di Kabupaten Karanganyar

Ditemui Tribunnewswiki dini hari seusai acara, Juliyatmono mengatakan bahwa kegiatan hari koperasi nasional di Kabupaten Karangnyar merupakan kegiatan yang membumi.

bUPATI KARANGANYAR 4567 56
Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sesi berdoa dan shalawatan di acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng. (Tribunnewswiki.com/Dinar Fitra Maghiszha)

Baca: Fakta Kasus Tewasnya Presenter TVRI, Hilang dan Ditemukan di Selokan, Didasari Motif Sakit Hati

Baca: BREAKING NEWS! Pesawat Cessna Jatuh di Sungai Rambatan Cimanuk, Satu Korban Hanyut Terbawa Arus

Baca: Menangis, Nunung Beberkan Permintaan Suami saat Ultah, Saya Minta Kado Kamu Berhenti Narkoba

“Intinya cukup appreciated, cukup bagus dan tentu hal-hal yang menyentuh nurani, melalui kegiatan-kegiatan religi ini tampaknya memang yang kita sebut kekinian.

Kegiatan kekinian yaitu dapat menyentuh nurani secara religius, mampu menggerakkan dan menggetarkan, dan makna kehidupan itu bisa terasa.

Tidak semata-mata kita hanya mencari dunia dengan sukses atau menumpuk harta benda kesuksesan saja, namun yang terpenting adalah bermanfaat bagi orang lain. ujar Juliyatmono, Senin, (22/7/2019), pukul 00.15 WIB.

Baca: Fakta Kasus Tewasnya Presenter TVRI, Hilang dan Ditemukan di Selokan, Didasari Motif Sakit Hati

Baca: SEMARAK! Ada Cak Nun di Peringatan Harkopnas 2019 di Karanganyar, Sekitar 8000 Peserta Hadir.

Baca: Cerita Didi Kempot Patah Hati hingga Gofar Hilman Ingat Kisah Cintanya di Acara Ngobam

Juliyatmono juga mengatakan bahwa kegiatan semacam tersebut nantinya akan diselenggarakan tiga bulan sekali.

Kegiatan yang diselenggarakan dapat berwujud salawat, tabligh akbar, malam cinta rasul, dan lain sebagainya.

“Hampir kita pastikan, kalo pemerintah sendiri setiap tiga bulan.

Kita akan hadirkan tokoh-tokoh yang memang punya kecintaan tersendiri.  kata Juliyatmono

Baca: Dari Seni Jalanan Tarian Khas Jawa Tengah Ini Naik Kelas ke Keraton Surakarta, Begini Sejarahnya

Baca: 7 Tanda Perempuan Gampang Selingkuh, Cek Apakah Pasanganmu Termasuk di Dalamnya

Baca: Menangis, Nunung Beberkan Permintaan Suami saat Ultah, Saya Minta Kado Kamu Berhenti Narkoba

Juliyatmono juga berpesan bahwa apabila masyarakat mencintai tokoh-tokoh seperti Cak Nun, Habib Syekh, Gus Ali, dan tokoh lainnya, maka akan lebih meningkatkan antusias penonton.





Halaman
12
Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved