Pasca Erupsi, Para Wisatawan Gunung Bromo Diminta Tetap Berhati-hati dan Membawa Masker

Setelah erupsi yang terjadi pada Jumat (19/7/2019), keadaan Gunung Bromo masih aman dikunjungi.


zoom-inlihat foto
keadaan-gunung-bromo-pasca-erupsi.jpg
Tribun Timur
Para wisatawan diimbau untuk tetap berhati-hati walaupun keadaan Bromo sudah mulai stabil pasca erupsi.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah erupsi yang terjadi pada Jumat (19/7/2019), keadaan Gunung Bromo masih aman dikunjungi.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani yang dilansir oleh Kompas.com pada Minggu (21/7/2019).

“Gunung ini untuk wisatawan masih aman, yang penting tidak masuk di dalam radius, dan kami masih memantau perkembangan gunung itu,” ujar Kasbani pada Kompas.com, Sabtu (20/7/2019).

Wisatawan tetap diimbau untuk mematuhi peraturan yang ditetapkan dan berada di radius aman.

Baca: Kemarin Erupsi, Ini Lima Fakta Menarik Tentang Gunung Bromo

Baca: Erupsi Gunung Bromo, Aktivitas Wisata Masih Normal, Dua Wilayah di Malang Diguyur Hujan Abu Tipis

Radius aman yang ditentukan adalah 1 km dari kawah aktif.

Selain itu, Kasbani juga meminta para wisatawan untuk menyiapkan masker saat mengunjungi Gunung Bromo.

Saat terjadi erupsi, keadaan Gunung Bromo berada pada Status Level II atau waspada.

Erupsi Gunung Bromo terekam di seismogram pada Jumat (17/7/2019) pukul 16.37 WIB.

Erupsi tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimal 37 mm dan durasi sekitar 7 menit 14 detik.

Saat erupsi, hujan terjadi di sisi sebelah Gunung Bromo.

Hal ini menyebabkan erupsi Gunung Bromo disertai banjir.

Baca: Erupsi Gunung Bromo Masuk Level Waspada, Warga Dilarang Mendekat Radius 1 kilometer

Baca: Gunung Bromo

Menurut PVMBG yang dilansir Kompas.com, erupsi Gunung Bromo sudah sering kali terjadi.

Letusan Gunung Bromo terbesar terjadi pada 1974.

Selama abad 20 dan 21, telah terjadi erupsi di Gunung Bromo sekitar 67 kali.

Sedangkan erupsi tersingkat Gunung Bromo terjadi pada 2004, yaitu selama 20 menit.

Baca: Monumen Bajra Sandhi

Baca: Ayam Lodho

(TribunnewsWiki.com/Yonas)

Jangan lupa subscribe official Youtube channel TribunnewsWiki di TribunnewsWIKI Official





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved