Ponsel lipat telah menarik perhatian sebagai alternatif praktis dan inovatif untuk telepon pintar tradisional, terutama jika dibandingkan dengan perangkat premium seperti iPhone.
Dengan bentuknya yang unik, kemampuan multitasking, dan harganya yang terjangkau, ponsel lipat menawarkan pendekatan baru terhadap teknologi seluler.
Berikut ini alasan mengapa ponsel lipat mungkin menjadi pilihan yang lebih baik daripada iPhone:
Dilansir dari situs Gizmochina, salah satu keunggulan utama ponsel lipat adalah kemampuannya untuk berkembang menjadi layar seukuran tablet namun tetap ringkas.
Model seperti seri Samsung Galaxy Z Fold dan seri Vivo X Fold memberi pengguna pengalaman ganda, seperti ponsel standar yang dapat dibuka menjadi layar yang lebih besar, ideal untuk membaca, bermain game, dan melakukan banyak tugas.
iPhone, meskipun memiliki kualitas tampilan yang sangat baik, hanya menawarkan satu layar dalam desain candy bar biasa, sehingga membatasi pengalaman menonton.
Baca: Terungkap, Samsung Dalam Tahap Pengembangan Dua Ponsel Lipat Galaxy Z Fold 7, Berikut Bocorannya
Selain perangkat yang dapat dilipat secara horizontal seperti Galaxy Z Fold 6 dan OnePlus Open, beberapa produsen telepon pintar juga memproduksi perangkat yang dapat dilipat secara vertikal, seperti seri Motorola Razr 50, Honor Magic Flip, dan Galaxy Z Flip 6.
Desain clamshell-nya memberikan pengalaman sentuhan yang memuaskan dan bentuk yang ramah di kantong yang cocok bagi mereka yang mengutamakan portabilitas.
Dengan iPhone 16 dan 16 Pro yang memiliki layar 6,3 inci yang relatif ringkas, ponsel lipat seperti Razr 50 Ultra, dengan layar utama 6,9 inci dan layar penutup yang berguna, menawarkan real estat layar yang sebanding dengan portabilitas tambahan saat dilipat.
Jika Anda tertarik dengan ukuran iPhone yang lebih kecil tetapi menginginkan sedikit lebih banyak gaya dan fungsionalitas, ponsel lipat mungkin merupakan pilihan yang sempurna.
Ponsel yang dapat dilipat membawa multitasking ke tingkat berikutnya. Banyak model, seperti seri Galaxy Z Fold, memungkinkan beberapa aplikasi berjalan berdampingan di layar yang lebih besar, sehingga menciptakan pengalaman yang lancar untuk bekerja dan bersantai.
Pengguna dapat memeriksa email, membuat catatan, dan menjelajahi web secara bersamaan, yang sangat berguna bagi para profesional yang sedang bepergian.
Sebaliknya, iPhone terbatas pada fungsi layar tunggal, sehingga membuat multitasking menjadi sedikit lebih merepotkan.
Ponsel lipat menghadirkan tingkat fleksibilitas ekstra yang tidak dapat ditawarkan oleh ponsel pintar tradisional.
“Mode Fleksibel,” tersedia pada model seperti Galaxy Z Flip, memungkinkan pengguna mengatur ponsel pada sudut tertentu untuk panggilan video bebas genggam atau bidikan pencahayaan lama yang stabil.