Akibatnya, balita tersebut mengalami krisis hormon yang serius.
Motif dari tindakan ini adalah agar si baby sitter tidak kesulitan saat memberi makan anak majikannya.
Ibu korban, Linggra Kartika, mengungkapkan bahwa ia menemukan obat Deksametason dan Pronicy di lemari milik baby sitter.
Kedua obat tersebut ternyata mengandung steroid, yang seharusnya hanya digunakan untuk orang dewasa dan dijual bebas di marketplace.
Menurut Linggra, tindakan baby sitter ini dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya dan suaminya.
Melalui postingannya, Linggra mengisahkan pengalaman pahitnya ini dengan harapan bisa menjadi pelajaran bagi keluarga lain.
Ia mengungkapkan bahwa selama satu tahun, nanny tersebut secara diam-diam memberikan obat penggemuk kepada anaknya, yang menyebabkan penurunan produksi hormon kortisol—hormon penting yang dibutuhkan tubuh untuk aktivitas sehari-hari.
Beruntung, kondisi anaknya terungkap sebelum terlambat, dan pengobatan yang tepat segera diberikan.
Linggra juga mengingatkan para orang tua untuk selalu waspada terhadap kesehatan anak-anak mereka.
"Akhirnya..aku bisa menceritakan kisah sedihku ini..Semoga ini bisa bermanfaat buat keluarga lainnya..
Semua ini bermula dari kelakuan nanny yang secara diam2 tanpa sepengetahuan kita sebagai orang tua.. Memberikan obat gemuk ( penambah nafsu makan) yg ternyata setelah dicek itu obat deksametason dan pronicy.. Ini termasuk salah satu obat keras buat dewasa..
Tapi ini diberikan ke anak kita selama 1 tahun bayangkan..
Dampaknya hormon anak jdi drop..bahkan smp anak ga bs menghasilkan hormon kortisol ( dimana hormon ini tuh penting banget untuk kita sbg manusia supaya bs bergerak dan beraktivitas).
Untung ini ketahuan..sehingga kita segera memberikan pengobatan yg benar buat anak kita..apa jdinya kalau ini tidak diketahui Semoga kita selalu waspada sebagai orangtua.. dan menjadi pembelajaran buat kita..".
Ketika diinterogasi, baby sitter tersebut mengakui perbuatannya, mengatakan bahwa ia melakukan itu agar tidak repot saat menyuapi.
"Setelah digrebek... awalnya ga mau ngaku nih...
Terkuak kan uda 1 tahun ini dikasih obat.. 1 hari sekali deksametason dan pronici...
Supaya apa coba?!? Supaya gampang dia kerjanya, ga repot-repot ndulang (menyuapi)...
Kelihatannya sepele.. tapi dampaknya di anak kecil itu loh." demikian dikutip dari Tribunnews.com