Tampang Istri Pimpinan Pondok Pesantren yang Siram Santri Pakai Air Cabai, Bukan Orang Sembarangan

Penulis: Ika Wahyuningsih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tampang Istri Pimpinan Pondok Pesantren yang Siram Santri Pakai Air Cabai, Bukan Orang Sembarangan

Jika terbukti bersalah, NN akan terancam dikenakan Pasal Kekerasan terhadap Anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76.c jo Pasal 80 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Hingga saat ini, NN masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Aceh Barat untuk mendalami lebih lanjut terkait dugaan penyiraman air cabai tersebut.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini agar dapat memberikan keadilan bagi korban.

Mereka juga mengingatkan bahwa tindakan kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat dibenarkan dan harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Baca: Yenny Wahid Sebut Ganjar-Mahfud Beri Perhatian Khusus untuk Pendidikan Pesantren

Istri Pimpinan Pondok Pesantren Diciduk Polisi

Istri pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Aceh Barat berinisial NN (40) ditangkap polisi karena menyiram santri berusia 15 tahun pakai air cabai.

Kejadian memilukan tersebut terjadi di Desa Pante Ceureuman, Aceh Barat, Aceh.

"Pelaku kita amankan karena diduga melakukan kekerasan terhadap seorang santri di sebuah pondok pesantren," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Iptu Fachmi Suciandy Meulaboh dilansir Tribun-medan.com, Rabu (2/10/2024).

Santri yang menjadi korban kekerasan tersebut diduga melakukan kesalahan sebelum akhirnya disiram air cabai oleh terduga pelaku NN.

Menurut Fachmi, korban telah melaporkan kasus dugaan penyiraman air cabai ke Polres Aceh Barat pada Selasa (1/10/2024) malam.

"Terduga pelaku kita jemput di rumahnya, dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Aceh Barat," ungkapnya.

Akibat penyiraman air cabai yang diduga dilakukan oleh NN, korban mengalami rasa panas dan kesakitan di tubuhnya. 

Keluarga kemudian menjemput korban untuk dirawat oleh neneknya.

"Kami masih meminta keterangan saksi terkait kasus ini," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang santri disiram air cabai oleh pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Aceh Barat, Aceh, menjadi sorotan viral di media sosial.

"Santri di Aceh Barat diduga disiram air cabai oleh istri Pimpinan Ponpes.

Korban mendapati perlakuan itu sebagai sanksi karena melakukan pelanggaran di lingkungan pesantren," tulis akun X.

Dalam video yang dibagikan, remaja yang diduga santri itu sedang dimandikan oleh seorang ibu-ibu.

Ibu-ibu tersebut menggosokan benda seperti sabun ke sekujur tubuh remaja itu.

Namun, remaja itu terus menangis histeris seperti menahan sakit sambil mengusap-ngusap tubuhnya.

Ia pun akhirnya menceburkan diri ke dalam bak mandi karena tak sanggup menahan panasnya air cabai tersebut.

Setelah menceburkan diri ke bak mandi, remaja itu tidak kunjung berhenti menangis histeris.

(TRIBUN NETWORK/TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)

Baca berita terkait di sini



Penulis: Ika Wahyuningsih
BERITA TERKAIT

Berita Populer