Viral Sopir Taksi Diduga Kena Masuk Angin Duduk, Begini 12 Cara Mengobati dengan Alami dan Medis

Penulis: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gejala masuk angin duduk

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aksi heroik seorang sopir taksi saat menolong rekannya yang hampir pingsan telah mengundang banyak perhatian.

Sopir taksi yang membantu diketahui bernama Samsuri, sementara rekannya yang hampir pingsan adalah Zainal.

Sebuah video yang menunjukkan tindakan heroik ini menjadi viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di KM 25 Tol JORR (Jakarta Outer Ring Road).

Dalam video tersebut, seorang sopir taksi Blue Bird terlihat panik namun tetap sigap menolong rekannya yang kelelahan. 

Video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @moesang88 pada Selasa (7/8/2024).

Sopir taksi tersebut terlihat dengan cermat membantu rekannya, meskipun jelas terlihat rasa panik di wajahnya.

Ia bahkan mengerok tubuh rekannya dengan minyak angin untuk membantu memulihkannya. Diketahui bahwa sopir yang dibantu tersebut diduga mengalami kondisi "masuk angin duduk."

Apa Itu Masuk Angin Duduk dan Bagaimana Mencegahnya?

Dikutip dari Kompas.com, masuk angin duduk tidak boleh dianggap remeh karena bisa memicu serangan jantung jika tidak ditangani dengan benar. 

Menurut Johns Hopkins Medicine, angin duduk adalah istilah untuk menggambarkan nyeri dada atau rasa tidak nyaman di dada yang terjadi ketika otot jantung kekurangan pasokan darah dan oksigen.

Ilustrasi terkena masuk angin (Tribunnews.com)

Penyebabnya seringkali adalah penyempitan pembuluh darah arteri jantung.

Cara Mengobati Angin Duduk

Dilansir dari Mayo Clinic, ada beberapa cara untuk mengobati angin duduk, mulai dari perubahan gaya hidup hingga intervensi medis.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Berhenti merokok dan hindari paparan asap rokok
  • Jaga berat badan ideal
  • Konsumsi makanan sehat, dengan membatasi lemak jenuh dan memperbanyak serat dari biji-bijian, sayur, dan buah
  • Diskusikan dengan dokter mengenai program olahraga yang sesuai, namun jangan terlalu berlebihan
  • Kontrol tekanan darah, gula darah, dan kolesterol agar tetap stabil
  • Hindari makan dalam porsi besar yang dapat menyebabkan perut terlalu kenyang
  • Latih pikiran untuk rileks guna mengontrol stres
  • Batasi konsumsi alkohol, maksimal dua gelas per hari
  • Rutin konsumsi obat sesuai anjuran dokter, seperti obat pelebar pembuluh darah, pengencer darah, dan obat pengontrol tekanan darah atau kolesterol
  • Terapi kontrapulsasi eksternal untuk meningkatkan aliran darah ke jantung

Jika kondisi memburuk, dokter mungkin akan merekomendasikan pemasangan stent di pembuluh darah yang tersumbat atau operasi bypass arteri koroner.

Jika Anda mengalami gejala angin duduk, segera konsultasikan dengan dokter.

Kapan Angin Duduk Terjadi?

Menurut American Heart Association, angin duduk terjadi saat otot jantung kekurangan darah dan oksigen, yang seringkali dipicu oleh aktivitas fisik yang berlebihan atau situasi yang sangat emosional.

Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah jantung menyempit, sehingga pasokan darah dan oksigen ke jantung berkurang. 

Halaman
12


Penulis: Putradi Pamungkas

Berita Populer