Dulu Pamitan Carok Maut Madura, Hasan Basri Kini Menangis-Cium Kaki Ibu Usai Divonis 10 Tahun Bui

Penulis: Rakli Almughni
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dulu Pamitan Carok Maut Madura, Hasan Basri Kini Menangis-Cium Kaki Ibu Usai Divonis 10 Tahun Bui

“Alhamdulillah majelis hakim telah mempertimbangkan seluruhnya. Sehingga terdakwa Hasan dan Wardi ini tidak terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, sebagaimana tuntutan JPU,” ungkap Bachtiar.

Dengan Pasal 338 KUHP yang dijadikan pedoman majelis hakim dalam menghukum terdakwa, lanjutnya, pihak kuasa hukum masih mempelajari dan mempertimbangan apakah akan menerima atau akan mengajukan upaya hukum.

Kronologi carok maut Bangkalan Madura

Peristiwa carok yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia terjadi di kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur pada Jumat (12/1/2024) malam.

Carok atau pertarungan menggunakan senjata tajam celurit ini terjadi saat dua orang melawan empat orang lainnya.

Sementara carok merupakan pertarungan antara orang Madura menggunakan celurit yang dilakukan untuk memulihkan harga dirinya yang dilecehkan.

Carok tidak dibenarkan karena dapat membunuh orang yang menjalaninya. Namun, carok menjadi tradisi bahkan dibuat massal dan menewaskan banyak korban.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya menjelaskan, tragedi carok di Bangkalan terjadi karena ada perselisihan di jalan.

Febri menjelaskan, kejadian berawal saat terjadi perselisihan karena lampu sorot motor mengenai mata salah satu korban.

"Terus ditegur di saat laju motor terlalu kencang saat melintas. Untuk kedua pelaku saat ini sudah kami amankan di polres,” ungkap Febri di Mapolres Bangkalan, dalam rilis resminya Sabtu (13/01/2024).

Baca: Viral Video Erika Blunder 8 Menit di Twitter dan TikTok, Link Tersebar, Begini Kronologinya

Febri menjelaskan, cekcok terjadi terjadi di pinggir jalan raya ketika Hasan Basri (40) hendak berangkat menuju lokasi tahlilan tetangganya di Desa Bumianyar setelah salat magrib.

Saat itu, Hasan Basri sedang duduk di depan pos ronda.

Tiba-tiba, Mat Tanjar dan MR lewat berboncengan mengendarai sepeda motor dengan kencang.

Keduanya pun ditegur oleh Hasan Basri hingga MR menghentikan sepeda motornya lalu menghampiri Hasan Basri sambil membentak karena tidak terima ditegur.

Cekcok antara Hasan Basri dan MR bertambah parah dan menyebabkan terjadi tindak pemukulan kepada Hasan Basri.

Insiden itu berlokasi di Juk Korong yang berada di antara Jalan Raya Tanjungbumi dan Pantai Indah Tanjungbumi, Desa Bumianyar.

"Adu mulut ketiga orang itu terjadi. Kemudian berlanjut ke adu pukul. MR memegang tubuh HB agar tidak bergerak. Sedangkan MT memukuli HB (Hasan Basri)" lanjut Febri, diberitakan Kompas.com (grup suryamalang), (13/1/2024).

Hasan Basri yang kalah dalam adu pukul kemudian pulang, namun berpesan agar MT dan MR tidak meninggalkan lokasi sebab berjanji akan kembali.

Saat Hasan Basri berada di tengah perjalanan pulang kebetulan bertemu adiknya Wardi alias MN (35) dan mengadu baru saja dipukuli dua orang. Keduanya lalu pulang untuk mengambil celurit.

Baca: Mengenal Sosok Mariya Yesika, Mahasiswi Kedokteran yang Dapat Uang Rp1,6 Miliar dari Abdul Ghani

Sementara itu, MT dan MR masih menunggu di lokasi pemukulan sebelumnya. Mereka ditemani dua orang lain, yakni NJ dan H.

Halaman
1234


Penulis: Rakli Almughni
BERITA TERKAIT

Berita Populer